Zenius Siap Revolusi Cara Belajar Siswa Indonesia

Zenius Siap Revolusi Cara Belajar Siswa Indonesia

Menggunakan media teknologi untuk pembelajaran berbasis data dan analisis, menggandeng Telkom, Indomaret, dan Gramedia sebagai mitra
Bagi Zenius teknologi informasi bisa menjadi medium yang baik untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dengan biaya yang relatif rendah / DailySocial
Bagi Zenius teknologi informasi bisa menjadi medium yang baik untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dengan biaya yang relatif rendah / DailySocial

Zenius: teknologi informasi bisa menjadi medium yang sangat baik untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dengan biaya yang relatif rendah / Zenius.net

Mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Tanah Air, Zenius di bawah naungan PT. Zenius Education memiliki visi mempercepat proses tersebut dengan percaya bahwa teknologi informasi mampu menjadi medium untuk mempromosikan berpikir kritis dan ilmiah. Menerapkan konsep great learning experience, Zenius mengenalkan pembelajaran penggunaan data dan analisis untuk bisa mengambil kesimpulan dengan benar di tiap konten-konten mereka.

“Kami berharap siswa-siswi Indonesia bisa merasakan bahwa belajar itu seru dan menjadi cerdas itu adalah hal yang keren,” papar CEO Zenius Wisnu O. P. S.

Zenius berangkat dari fakta bahwa proses kegiatan belajar mengajar secara konvensional sangat membatasi ruang gerak pengajar yang berkualitas untuk menjangkau 60 juta anak usia pelajar di seluruh Indonesia. Pemanfaatan teknologi informasi kini menjadi medium penyampaian informasi untuk menghadirkan pendidikan berkualitas yang lebih merata dengan biaya yang cenderung lebih terjangkau.

Solusi-solusi yang ditawarkan oleh Zenius ialah membantu pelajar mempersiapkan diri menghadapi tes masuk perguruan tinggi, menghadapi ujian nasional, ujian-ujian sekolah, serta tools belajar yang dapat diakses kapanpun dan di manapun secara online. Format-format pembelajaran yang disediakan melingkupi situs pembelajaran interaktif, video tutorial, modul digital (e-book), dan juga bimbingan belajar offline.

Menurut Wisnu, cara belajar yang menyenangkan dan membuat anak ketagihan belajar, tak lagi membenci pelajaran matematika, dan motivasi belajar lainnya, menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya untuk mengembangkan metode great learning experience yang pada akhirnya menjadi value keberadaan Zenius. Hal tersebut berhasil dibuktikan dari data yang diraih berdasarkan survei online yang mereka jalankan.

“Selama ini kami berhasil melakukan penetrasi pasar dengan fokus kepada pembuatan produk yang secara signifikan bisa meningkatkan learning experience mereka,” kata Wisnu. Selanjutnya, platform dengan kaya konten seperti ini disalurkan melalui marketing channel seperti media sosial, SEO, dan Google AdWords, untuk memperluas jangkauan pengguna potensial lainnya.

Wisnu tidak lupa menyebutkan beberapa pemain di industri lain untuk memperlebar kesempatan kerja sama, seperti Telkom untuk program Indischool, Indomaret sebagai payment point (pembelian voucher Zenius), dan Gramedia yang menyediakan area penjualan produk Zenius secara offline.

Ke depannya, Wisnu masih ingin menyempurnakan konten dan fitur Zenius untuk meningkatkan pertumbuhan pasar.

“Berdasarkan research internal kami, pertumbuhan potensial market kami adalah sekitar 47% per tahun. Kalau pertumbuhannya selalu konstan 47% per tahun, dalam tiga tahun aja jangkauan kami sudah bisa jauh lebih luas dibanding sekarang. Kami memanfaatkan momen pertumbuhan tersebut untuk meraih user jauh lebih banyak dibanding sekarang. Kalau potensi market-nya aja bisa tumbuh 47% per tahun, harusnya pertumbuhan user kami bisa lebih tinggi dari itu,” ujarnya.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…