Kompetisi The NextDev  yang diinisiasi oleh Telkomsel untuk menantang developer muda Indonesia menciptakan mobile app untuk pengembangan SmartCity kini telah resmi memasuki fase Boot Camp.  Fase ini akan berjalan selam tiga hari di Jakarta dan diikuti oleh dua puluh besar finalis yang telah diumumkan oleh Telkomsel pada awal September. Selama tiga hari tersebut mereka akan digodok dengan berbagai kegiatan demi memperkaya pengetahuan tentang dunia startup dan pengembang digital di Indonesia.

Setelah mengadakan roadshow ke sepuluh kota di Indonesia, kompetisi The NextDev berhasil menjaring lebih dari 400 aplikasi untuk solusi perkotaan di tahap awal tersebut. Setelah diseleksi kembali, terjaring dua puluh finalis yang terdiri atas individu atau kelompok pengembang muda yang berhak untuk maju ke putaran final.

Dua puluh  finalis tersebut ditantang untuk menuangkan kreativitasnya pada enam sub-tema yang telah ditetapkan. Enam sub-tema tersebut yaitu e-Education (pendidikan), e-Government (pemerintahan), e-Transportation  (transportasi), e-Tourism (pariwisata), e-Health (kesehatan) dan e-UKM (UKM).

Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati mengatakan, “Aplikasi-aplikasi yang masuk dalam 20 besar finalis memiliki keunikan masing-masing karena dikembangkan berdasarkan permasalahan nyata di tiap kota. Namun, kami meyakini bahwa aplikasi ini pun dapat diduplikasi untuk diterapkan di kota lain dan memberikan kemanfaatan seluas-luasnya.”

“Dengan diselenggarakannya Boot Camp ini, kami berharap ke-20 finalis The NextDev akan memiliki pengetahuan tentang business model yang ingin dikembangkan, trend dari industri aplikasi mobile saat ini, branding, go to market strategy, kesempatan untuk scaling, serta apa yang menjadi harapan dari market dan investor sehingga dapat menghasilkan aplikasi yang ready to sell,” tambahnya dalam keterangan yang kami terima.

Di fase Boot Camp yang akan berjalan tiga hari di Jakarta, para finalis akan dibekali dengan berbagai pengetahuan yang dapat menunjang dalam memasarkan produk nantinya. Ada serangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan demi memperkaya pengetahuan pada finalis sebagai startup atau pengembang digital, beberapa di antaranya yakni Workshop, One on One Mentoring and Coaching, Training mengenai Presentation Skill, dan finalisasi UI/UX (User Interface/User Experience).

Untuk urusan mentor atau pelatih, nama yang turut meramaikan ajang ini hadir dari berbagai latar belakang. Mereka adalah Yansen Kamto (CEO Kibar Kreasi), Vina Serlina (Senior User Experience Expert BliBli Management),  Andreas Sandjaja (CEO Badr Interactive), Ivan C. Permana (Vice President Technology & System Telkomsel), Iwan Setiawan (Chief Khowledge Officer MarkPlus) dan Dian Wulandari (CEO Marketeers).

Secara garis besar, para pengembang ini akan melalui serangkain tahapan selama mengikuti ajang The NextDev yang terdiri dari bootcamp (design, development, distribute), pitching, dan investor meet up. Sedangkan penilaian akan menitikberatkan pada Usability (UX), Kesesuaian Tema dan Impact Level, serta Kesiapan Produk. Di akhir program, tiga tim terbaik akan mendapatkan hadiah berupa Market Access, Marketing Publicity, Mentoring, Management Trip dan Uang.