Layanan E-Commerce Produk Olahraga Sportdio Terinsipirasi Zappos

Layanan E-Commerce Produk Olahraga Sportdio Terinsipirasi Zappos

Layanan E-Commerce Produk Olahraga Sportdio / Sportdio
Layanan E-Commerce Produk Olahraga Sportdio / Sportdio

Sportdio / Sportdio

Potensi pasar e-commerce di Indonesia yang besar mendorong bermunculannya layanan e-commerce yang semakin tersegmentasi. Salah satunya adalah Sportdio yang fokus ke pasar produk olahraga dan gaya hidup. Di situsnya bahkan Sportdio menuliskan pihaknya terinspirasi oleh Zappos yang didirikan oleh Nick Swinmurn, Tony Hsieh, dan Alfred Lin.

Dengan fokus ekpansi mereka yang mengarah ke produk olahraga, mereka harus siap bersaing dengan pemain-pemain lama di Indonesia yang memiliki fokus serupa. Pemain lama seperti jaringan ritel PlanetSports, yang didukung oleh aCommerce sebagai e-commerce enabler-nya, dan SportDeca yang merupakan perpanjangan tangan ShopDeca akan menjadi pesaing Sportdio dalam penjualan produk olahraga secara online di Nusantara.

Seperti halnya Zappos, Sportdio tak melulu hanya menjual peralatan olahraga. Kita bisa menemukan berbagai produk gaya hidup, seperti jam tangan, tas, dan parfum untuk keperluan sehari-hari. Sportdio sendiri cukup fleksibel soal aturan pengembalian. Setiap barang yang dibeli bisa dikembalikan dalam jangka waktu 100 hari setelah dibeli dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Sayangnya meski ingin serius mengembangkan bisnis e-commerce, saat ini Sportdio baru mengakomodasi pembayaran melalui transfer antar rekening bank, yaitu BCA dan Mandiri. Bahkan mereka membuat sebuah halaman konfirmasi pembayaran tersendiri. Hal ini tak lepas dari keterbatasan para pendirinya dalam mendirikan usaha ini. Seperti diceritakan oleh Okto Silaban, Sportdio didirikan oleh empat orang dengan dua di antaranya masih menjadi karyawan sebuah perusahaan IT.

Bootstrapping saat mendirikan startup adalah hal yang wajar, tetapi jika ingin bersaing di pasar e-commerce mungkin hal ini bukanlah keputusan yang arif. Seperti halnya Tony Hsieh dan para pendiri lain yang jatuh bangun mendirikan Zappos, diperlukan “nafas panjang” untuk bertahan di bisnis e-commerce dan sangat sayang jika uang yang “dibakar” berasal dari kantong sendiri.

Pasar olahraga dan gaya hidup yang disasarnya menjanjikan potensi bisnis yang besar, tetapi Sportdio harus membenahi banyak hal untuk memenangkan permainan di segmen ini.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

Berita
Artikel Populer
x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…