DailySocial https://dailysocial.net Indonesian Tech-Startup Media Tue, 07 Jul 2015 08:45:02 +0000 en-US hourly 1 Mailbird Perkenalkan Fitur Unified Inbox https://dailysocial.net/post/mailbird-unified-inbox/ https://dailysocial.net/post/mailbird-unified-inbox/#comments Tue, 07 Jul 2015 08:45:02 +0000 http://dailysocial.net/?p=59679 / Shutterstock

Aplikasi email client Mailbird mengumumkan telah memperbarui platform mereka kemarin (6/7). Untuk pembaruan kali ini, Mailbird versi 2.0 yang telah resmi diperkenalkan pada Maret lalu, menghadirkan salah satu fitur terbarunya, yakni Unified Inbox. Fitur tersebut sejatinya merupakan satu dari tiga fitur yang dijanjikan pihak Mailbird akan hadir dalam Mailbird versi 2.0, yaitu Wingman, Unifed Inbox, dan Advance Search.

Dalam pembaruan terakhir ini, sejatinya pengalaman yang diberikan kepada pengguna ketika menggunakan aplikasi Mailbird tak banyak perbedaan, kecuali dengan kehadiran fitur Unified Inbox tersebut. Melalui fitur Unified Inbox, pihak Mailbird berupaya untuk menghemat waktu membaca email yang dilakukan oleh pengguna. Fitur Unified Inbox sendiri memiliki fungsi untuk menggabungkan pesan yang masuk di terima di lebih dari satu alamat email ke dalam inbox yang sama.

PR & Media Relations Manager Mailbird Christin Baumgarten menjelaskan, “Unified Inbox menggabungkan pesan yang Anda terima di lebih dari satu alamat email di inbox yang sama. Misalnya, Anda memilki akun Gmail untuk email pekerjaan dan akun Hotmail untuk email pribadi. Sekarang (dengan Unified Inbox), Anda akan dapat melihat email yang dikirim ke sana (akun Gmail dan Hotmail) di inbox yang sama.”

“Ini merupakan penghemat waktu yang sebenarnya, karena Anda tidak perlu beralih di antara akun lagi dan (kini) memiliki akses ke semua email Anda dalam satu inbox,” tambahnya.

Mengakses Unified Inbox

Unified Inbox

Untuk mengakses fitur ini, Anda harus memperbarui aplikasi Mailbird versi 2.0 ke versi terbarunya. Setelah berada di versi terbaru, maka Anda akan dapat melihat ikon segi enam yang muncul di atas akun individu milik Anda di dalam menu sebelah kiri. Ikon tersebut menunjukkan bahwa Anda memiliki akun email lebih dari satu yang ditambahjan dalam aplikasi Mailbird.

Melalui fitur Unified Inbox ini email yang masuk akan ditampilkan berurutan sesuai dengan waktu di mana mereka dikirim, terlepas dari akun mana mereka berasal. Email tersebut juga tidak akan memiliki label dan tidak dipisahkan.

Unified Inbox ini akan berisi semua folder sistem milik pengguna yang dikenal seperti, archived, sent, dan trash. Tapi, folder-folder tersebut akan berisi semua pesan dari semua akun pengguna. Selain itu, pengguna juga dapat mengakses semua archived email dalam folder sistem Unified Archived.

Sebagai informasi, sebelum menghadirkan fitur ini, Mailbird juga telah mendukung akses terhadap lebih dari satu akun email di aplikasinya melalui fitur multi account yang telah hadir lebih dulu. Dengan fitur tersebut, Mailbird sebagai native email client Windows dapat digunakan untuk mengakses berbagai email yang didukung oleh IMAP secara bersamaan.

Selain fitur Unified Inbox, Mailbird versi 2.0 ini sendiri masih memiliki beberapa fitur unggulan yang telah hadir lebih dahulu, seperti integrasi dengan WhatsApp, Speed Reader, dan beberapa fitur lain yang diumumkan sebagai bagian dari pembaruan besar Mailbird di kuartal pertama 2015. Setelah fitur Unified Inbox, tinggal dua fitur lagi yang perlu dihadirkan Mailbird untuk menepati janjinya, yakni Wingman dan Advance Search.

Untuk mengetahui fitur Unified Inbox lebih jauh, Anda dapat mengunjungi Blog resmi Mailbird.

]]>
https://dailysocial.net/post/mailbird-unified-inbox/feed/ 0
Touchten Raih Pendanaan Seri C dari GREE https://dailysocial.net/post/touchten-seri-c-gree/ https://dailysocial.net/post/touchten-seri-c-gree/#comments Tue, 07 Jul 2015 08:16:36 +0000 http://dailysocial.net/?p=59717 GREE, Inc. dan Touchten Mengumumkan Pendanan Seri C / Touchten

Hari ini (7/7), studio mobile game kenamaan asal Jakarta Touchten secara resmi mengumumkan penggalangan dana seri C yang dipimpin oleh GREE, Inc. GREE sebagai investor utama akan bergabung bersama 500 Startups sebagai co-investor ke dalam jajaran dewan eksekutif Touchten. Tidak ada nilai total investasi yang dipublikasikan dalam pendanaan kali ini.

“Tujuan kami adalah menjadi perusahaan game nomor satu di Indonesia, membuat Indonesia bangga melalui game Indonesia, dan membawa kebahagiaan ke jutaan orang di dunia. Investasi GREE ke Touchten adalah tanda bahwa apa yang kami lakukan selama ini sudah tepat. Ini adalah langkah awal dari sebuah perjalanan, dan ketika perusahaan besar seperti GREE menawarkan bantuan, kami harus mengambilnya,” ujar CEO Touchten Anton Soeharyo.

Hal yang menarik adalah pendanaan kali ini dilakukan oleh GREE sendiri, bukan oleh perusahaan investasinya GREE Ventures.

Setelah sukses menggalang dana lewat platform crowdfunding Kickstarter akhir tahun lalu, Touchten melanjutkan tren positif dengan meluncurkan beberapa produk dan kemitraan strategis sepanjang tahun ini. Dalam sesi DScussion bersama CEO Touchten Anton Soeharyo beberapa waktu silam, dirinya mengungkapkan suburnya ekosistem teknologi yang jauh lebih baik di Indonesia akan menelurkan lebih banyak kesempatan bagi industri mobile game.

Momentum tersebut dimanfaatkan oleh Touchten untuk melibatkan 9GAG dalam beberapa proyek yang menjadikan produknya cukup viral di Internet. Pihaknya turut berinovasi melalui Touchten Platform yang kabarnya terdapat lebih dari 50,000 transaksi penukaran hadiah melalui platform tersebut. Ke depannya Touchten berencana untuk menambah jumlah merchant yang bergabung ke platform tersebut, seperti Uber, voucher pulsa, dan Pond’s.

“Fokus kami [memanfaatkan pendanaan kali ini] adalah menjadi game developer nomor satu di Indonesia secara mutlak. Kami akan mengejar mimpi itu dengan merekrut talent terbaik di Tanah Air, mengandeng para game developer lain Indonesia untuk turut meluncurkan game mereka di Touchten Platform, baik di Indonesia dan di luar negeri, tentunya dengan bantuan GREE,” kata Anton kepada tim kami.

CEO Pokelabo, Inc. (100% dimiliki oleh GREE) dan Vice President of GREE, Inc. Yuta Maeda juga berkomentar: “Kita adalah fans besar Anton dan timnya [Touchten]. Kami sangat terkesan terhadap jejak mereka dan apa yang mereka bangun di Indonesia. Kami ingin membantu mereka menjadi perusahaan game nomor satu di Indonesia dan Asia Tenggara.”

]]>
https://dailysocial.net/post/touchten-seri-c-gree/feed/ 0
Layanan 4G/LTE Telkomsel Hadir di Makassar https://dailysocial.net/post/telkomsel-4g-lte-makassar/ https://dailysocial.net/post/telkomsel-4g-lte-makassar/#comments Tue, 07 Jul 2015 07:27:31 +0000 http://dailysocial.net/?p=59699 Makassar kini bisa menikmati layanan 4G LTE Telkomsel / Telkomsel

Telkomsel ikut meresmikan layanan komersial 4G/LTE di frekuensi 1800 MHz. Kota pertama yang mendapat layanan ini adalah Makassar. Selain ingin memberikan pengalaman kualitas mobile broadband yang baik bagi pelanggannya, pemilihan Makassar sebagai kota pertama yang menikmati komersialisasi 4G LTE di frekuensi 1800 MHz ini juga merupakan bentuk dukungan Telkomsel terhadap program Pitalebar yang dicanangkan pemerintah dan program “Makassar Sombere dan Smart City”.

Layanan Telkomsel 4G LTE di Makassar ini diresmikan langsung oleh Direktur Jendral Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo Kalamullah Ramli, Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah, Direktur Sales Telkomsel Mas’ud Khamid, Direktur Planning & Transformation Edward Ying, dan Walikota Makassar Ramdhan Romanto.

Disampaikan Ririek, Makassar dipilih sebagai kota pertama digelarnya layanan Telkomsel 4G/LTE yang menggunakan frekuensi 1800 MHz secara komersial merupakan salah satu bentuk komitmen Telkomsel dalam membangun kawasan Timur Indonesia melalui teknologi.

“Pemilihan Kota Makassar sebagai kota pertama digelarnya layanan Tekomsel 4G/LTE di frekuensi 1800 MHz secara komersial, merupakan bentuk komitmen kuat kami di dalam membangun Indonesia Timur melalui teknologi terkini. Hadirnya layanan ini diharapkan dapat menambah kenyamanan pelanggan di Makassar, dalam menikmati mobile broadband dan berbagai layanan digital lifestyle,” ungkap Ririek.

Lebih jauh Ririek juga menjelaskan bahwa layanan Telkomsel 4G/LTE memungkinkan terjadinya percepatan pertukaran informasi untuk mendukung program “Makassar Sombere dan Smart City”, sebuah program layanan home care untuk membantu monitoring pasien jarak jauh yang sedang dicanangkan pemerintah kota Makassar.

Pemilihan Makassar juga didasari oleh tingkat penggunaan layanan data yang terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Menurut data Telkomsel di Makassar sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia timur telah mengalami lonjakan konsumsi data selama semester 1 tahun 2015 sebesar 166 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Dalam beberapa tahun terakhir kami melihat adanya tren peningkatan konsumsi data kebutuhan akan akses data yang lebih cepat di Makassar, dan untuk itu kami menjawabnya dengan layanan 4G/LTE yang dapat diandalkan,” jelas Ririek.

Untuk memberikan jaminan cakupan layanan yang luas, Telkomsel mengklaim tengah membangun 150 eNode B yang mencakup beberapa lokasi strategis seperti bandara, universitas, mall, pantai Losari, dan pusat keramaian lainnya. Selain menggelar jaringan 4G, Telkomsel juga meningkatkan kualitas jaringan layanan 3G melalui program TrueBEx (True Broadband Experience).

]]>
https://dailysocial.net/post/telkomsel-4g-lte-makassar/feed/ 0
SCOOP Premium Kenalkan “All You Can Read” Majalah Digital dengan Skema Langganan Bulanan https://dailysocial.net/post/scoop-premium/ https://dailysocial.net/post/scoop-premium/#comments Tue, 07 Jul 2015 02:00:10 +0000 http://dailysocial.net/?p=59688 SCOOP sajikan konten dari 50 penerbit majalah di Indonesia / SCOOP

Aplikasi baca majalah digital SCOOP untuk perangkat mobile merilis SCOOP Premium. Layanan ini mengusung konsep ‘all you can read’ yang memberikan akses baca kepada pembaca ke seluruh edisi majalah yang ada di dalam SCOOP. Dibandrol Rp 49.000 per bulan, pengguna aplikasi bisa mengakses 200 judul majalah dari 50 penerbit terkemuka di Indonesia. Pengguna SCOOP di iOS dan Android kini sudah langsung bisa memanfaatkan layanan tersebut.

Vice President of Product Apps Foundry Ellen Nio mengatakan konsep “all you can read” ini adalah yang pertama di Indonesia. Ini memfasilitasi kebutuhan pengguna agar tidak lagi pusing menentukan pilihan majalah mana yang harus dibeli, karena semua majalah kini dapat diakses dalam genggaman tangan mereka.

CEO Apps Foundry Willson Cuaca dalam rilis resminya mengatakan:

“Adanya perpindahan habit dari generasi ke generasi mendorong kami untuk berinovasi. Dulu konsep ‘memiliki’ menjadi tren utama, sekarang konsep ‘on-demand’ telah menjadi tren, yaitu pengguna mendapatkan akses unlimited ke konten digital dengan biaya bulanan yang sangat murah. Konsep ini banyak diterapkan di dunia musik, video, software dan diprediksi akan masuk ke segala aspek kehidupan digital. Melalui SCOOP Premium, kami memberikan layanan ‘magazine on-demand’ dengan harga yang sangat murah, sehingga kini semua orang bisa membaca sepuasnya semurah secangkir kopi di mall”,

Saat ini tercatat SCOOP telah memiliki sekitar 1,6 juta pengguna, dan rata-rata pengguna aktif membayar Rp 700.000 per tahun untuk majalah favoritnya. Setelah 3 hari diluncurkan angka pelanggan SCOOP Premium juga cukup membanggakan, yakni 1000 pelanggan SCOOP telah melakukan subscribe ke layanan tersebut.

Di tengah daya beli masyarakat Indonesia yang kian meningkat, SCOOP berharap dapat terus melanjutkan visinya untuk membiasakan masyarakat membaca konten digital. Selain itu SCOOP juga ingin menghantarkan value kepada penerbit, yaitu untuk memperkenalkan majalah yang mereka usung ke segmen pasar yang lebih luas, sehingga akan berdampak pada meningkatnya jumlah fans majalah tersebut.

]]>
https://dailysocial.net/post/scoop-premium/feed/ 0
Lombok Jadi Tonggak Pertama Komersialisasi 4G/LTE XL Axiata di Frekuensi 1800 MHz https://dailysocial.net/post/xl-axiata-1800-lombok/ https://dailysocial.net/post/xl-axiata-1800-lombok/#comments Tue, 07 Jul 2015 01:00:48 +0000 http://dailysocial.net/?p=59681 Sedikitnya terdapat 1.200 BTS dan lebih dari 1,54 juta pelanggan di NTB

Sesuai yang kami beritakan beberapa hari silam, hari ini (6/7) para operator telekomunikasi Indonesia meluncurkan komersialisasi layanan 4G LTE di frekuensi 1800 MHz secara serentak. Sementara Telkomsel memilih kota Makassar, dan Indosat di Balikpapan, pihak XL Axiata (XL) meluncurkan layanan mereka di Lombok, Mataram.

Bukannya tanpa alasan, pemilihan Lombok merupakan sebagai bentuk apresiasi XL untuk masyarakat di sekitar Nusa Tenggara Barat. Di wilayah tersebut diberitakan sedikitnya telah dibangun 1.200 BTS yang siap melayani sekitar 1,5 juta pelanggan XL. Di ibukota NTB itu sendiri, 14 BTS 4G telah melingkupi sejumlah area termasuk di pusat pemerintahan, perbelanjaan, dan lain sebagainya. Pihaknya juga telah memiliki tiga XL Center di Pejanggik, Selong, dan Mataram Mall.

“XL memiliki hubungan yang spesial dengan masyarakat Lombok dan NTB pada umumnya. Sejak awal masuk wilayah ini, kami seperti berjodoh. Masyarakat menerima dan memberikan kepercayaan kepada XL untuk kebutuhan telekomunikasi, dan kini terus berkembang ke layanan data dan internet. Pangsa lebih dari 85% menunjukkan suatu kehormatan bagi XL untuk bisa hadir di sini. Untuk itulah, sebagai apresiasi XL kepada masyarakat NTB, kami mempersembahkan layanan 4G LTE yang pertama di frekuensi 1800 MHz di Ibu Kota NTB,” papar Direktur Service Management XL Ongki Kurniawan dalam siaran pers yang kami terima hari ini (6/7).

XL menawarkan penukaran kartu SIM, aktivasi 4G langsung dan cepat, semua secara gratis beserta berbagai promo menarik untuk penggunanya. Kini berangkat dari Mataram, XL kabarnya membidik kota besar lain seperti Bandung, Surabaya, Denpasar, dan Jakarta, untuk menghadirkan layanan akses internet hingga 100 MBps di sepanjang tahun 2015 ini.

Ke depannya, pelanggan di frekuensi 900 MHz yang sebelumnya bisa dinikmati oleh pelanggan di kota Medan, Bogor, dan Yogyakarta, akan turut menikmati frekuensi 1800 MHz. Total BTS 4G XL di seluruh area layanan mencapai lebih dari 200 unit. Sementara itu, jumlah pelanggan 4G XL mencapai lebih dari 200 ribu pelanggan.

]]>
https://dailysocial.net/post/xl-axiata-1800-lombok/feed/ 0
Delapan Perusahaan Besar di Indonesia Mulai Rambah Industri E-Commerce https://dailysocial.net/post/perusahaan-besar-e-commerce/ https://dailysocial.net/post/perusahaan-besar-e-commerce/#comments Mon, 06 Jul 2015 10:56:19 +0000 http://dailysocial.net/?p=59644 / Shutterstock

Terlepas dari segala isu dan juga hiruk pikuk yang terjadi saat ini, sejatinya industri e-commerce di Indonesia kini sedang dalam masa pertumbuhan yang baik dan menunjukkan prospek yang cerah ke depannya. ICD pun memprediksikan bahwa pasar e-commerce di Indonesia akan tumbuh 42% hingga akhir tahun 2015 ini. Hal tersebut membuat setidaknya delapan perusahaan, di bidang ritel, barang konsumsi, telekomunikasi, teknologi, alat berat, dan wisata, memperluas usahanya ke segmen jual beli online (e-commerce)

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Indonesia menyimpan potensi yang besar bagi industri e-commerce saat ini, terutama karena Indonesia menyimpan lebih dari 80 juta penduduk dengan akses internet. Berdasarkan data riset ICD, pertumbuhan e-commerce di Indonesia dapat mencapai 42 % selama periode 2012-2015. Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan negara lain seperti Malaysia (14%), Thailand (22%), dan Filipina (28%).

Sementara itu, riset dari Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Google Indonesia, dan Taylor Nelson Sofres (TNS) memperkirakan bahwa nilai transaksi elektronik di Indonesia bisa mencapai 25 miliar Dollar (setara 300 triliun Rupiah) pada 2016 nanti. Angka tersebut melonjak tiga kali lipat jika dibandingkan tahun 2013 yang mencapai 8 miliar Dollar.

Kini, setidaknya ada delapan emiten Indonesia yang mulai merambah industri e-commerce menyusul prospek cerah tren belanja online yang ditunjukkan di Indonesia. Delapan emiten tersebut adalah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO), PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR), dan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA).

Seperti dikutip BeritaSatu, Analis Pefindo Konsultan Guntur Hariyanto mengatakan, “Riset dari berbagai lembaga domestik dan global menunjukkan pertumbuhan nilai belanja online yang cepat dengan penetrasi yang meluas. Hal ini terjadi tidak hanya di kota-kota besar saja.”

Guntur mengingatkan bahwa mereka tetap harus waspada terhadap sejumlah tantangan bisnis  e-commerce seperti kualitas dari barang dan jasa, penitipan ataupun logistik yang handal, dan juga kemudahan pembayaran. Tiga elemen tersebut menurut Guntur adalah yang paling sering menjadi penghambat bisnis e-commerce.

Sebagai informasi, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) tahun ini memang akan lebih serius menapaki bisnis e-commerce khususnya melalui situs mapemall mereka yang direncanakan beroperasi pada semester kedua tahun 2015 ini. Situs tersebut nantinya akan ditopang oleh tiga portal e-commerce MAP yang sudah berjalan, yaitu planetsport, lineshoes, dan LiverpoolFC Indonesia Official Store.

Sedangkan Sumber Alfaria melalui anak usahanya, PT Sumber Trijaya Lestari, meluncurkan situs perdagangan eceran bernama alfaonline dengan tahap awal menempatkan modal sebesar Rp 12,5 miliar. Sementara itu perusahaan pariwisata Panorama menancapkan bisnisnya di dunia maya dengan ditopang oleh beberapa situs pemesanan tiket, yakni BookPanorama, Panorama-Tours, MyHotelFinder, Travelisious, dan PHM.

Di sektor properti, ada Surya Semesta yang melakukan diversifikasi usaha ke bidang wisata melalui PT. Horizon Internusa Persada (Travelio) yang membidik menjadi platform online hotel nomor satu di Asia Pasifik, terutama di Indonesia. Ada juga Elang Mahkota Teknologi (Emtek), TPG Capital, dan SquarePeg Capital yang telah ambil bagian dalam investasi portal PropertyGuru senilai 175 juta Dollar Singapura. Emtek sendiri sebelumnya telah menanamkan modal di dua pemain e-commerce, yakni BukaLapak dan Bobobobo.

Di sisi perusahaan distributor produk telekomunikasi ada Erajaya dan Trikomsel yang juga telah membdidik pasar e-commerce. Erajaya membidik pasar ini melalui portal situs Erafone. Sedangkan Trikomsel mendirikan divisi khusus bernama Trikomsel Internet Media Incorporated (TIMI). Selain itu, Trikomsel juga berencana untuk membentuk joint venture dengan SingPost E-Commerce, anak perusahaan Singapore Post, untuk mengembangkan layanan e-commerce di Indonesia.

]]>
https://dailysocial.net/post/perusahaan-besar-e-commerce/feed/ 0
DScussion #23: Adrian Li tentang Alasannya Berinvestasi di Startup Indonesia https://dailysocial.net/post/dscussion-23-adrian-li-part-1/ https://dailysocial.net/post/dscussion-23-adrian-li-part-1/#comments Mon, 06 Jul 2015 08:03:56 +0000 http://dailysocial.net/?p=59671 Managing Partner Convergence Ventures Adrian Li / DScussion

Sesekali DScussion berbincang dengan investor. Kali ini kami ngobrol dengan Managing Partner Convergence Ventures Adrian Li yang juga adalah Co-Founder Qraved. Convergence Partner memiliki dana $25 juta yang dikhususkan untuk startup Indonesia. Mengapa Convergence ini berinvestasi di Indonesia dan apa pendapatnya soal ekosistem startup di tahun 2015? Begini jawaban Adrian.

]]>
https://dailysocial.net/post/dscussion-23-adrian-li-part-1/feed/ 0
Multipolar dan Lippo akan Bangun Data Center Tier 4 di Kawasan Lippo Cikarang https://dailysocial.net/post/multipolar-lippo-data-center-tier-4/ https://dailysocial.net/post/multipolar-lippo-data-center-tier-4/#comments Mon, 06 Jul 2015 07:15:43 +0000 http://dailysocial.net/?p=59632 Proyek GTN akan bangun data center di Lippo CIkarang / Shutterstock

PT Graha Teknologi Nusantara (GTN), salah satu anak perusahaan PT Multipolar Technology Tbk baru saja mengumumkan proyek GTN Data Center Tier 4 yang akan dibangun di kawasan Lippo Cikarang dengan besaran investasi mencapai Rp. 230 miliar. Proyek GTN Data Center ini merupakan proyek joint venture antara MLPT, Mitsui & Co Ltd (Mitsui), dan Mitsui Knowledge Industry Co Ltd (MKI).

Proyek yang rencananya akan beroperasi pada April 2016 ini akan mengusung konsep green data center yang ramah lingkungan dan hemat energi mengadopsi desain dari Jepang dan diklaim akan memiliki keunggulan pada strategi 3S (Safe, Stable, Sustainable).

Keungulan 3S dalam hal ini adalah adalah pemilihan lokasi data center yang strategis (safe), penggunaan daya listrik rangkap / dual grid power supply untuk menjamin kestabilan daya listrik (stable), dan sustainable dengan memanfaatkan Dynamic Rotary UPS/DRUPS dengan energi kinetik sebagai daya cadangan untuk menjamin tersedianya sumber daya yang terus menerus.

Disampaikan Komisaris Multipolar Technology Harjiono Suwarno, bisnis layanan data center merupakan bisnis kepercayaan, sehingga sangat penting menjamin jalannya operasional tanpa ada gangguan sedikit pun.

“Kami telah melakukan rancang bangun dengan seksama, memilih infrastruktur yang andal dan jaringan broadband berkecepatan tinggi, serta penyempurnaan pada sistem keamanan tingkat tinggi dengan 7 lapisan keamanan untuk data center ini,” ungkap Harjiono.

Data center Tier 4 ini akan dibangun di atas lahan seluas 2.000 meter persegi di kawasan Lippo Cikarang. Ke depan data center proyek GTN ini akan menawarkan beberapa layanan seperti collocation (penyewaan rak server), managed service, dan program inkubasi bagi perusahaan startup yang memiliki keterbatasan sumber daya.

Seperti diungkapkan Harjiono, “Prospek GTN Data Center menjanjikan dan membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan multinasional di Indonesia yang membutuhkan data center dengan tingkat keamanan tinggi serta konektivitas tanpa hambatan.”

Meski belum beroperasi proyek GTN ini sudah diklaim sangat menjanjikan dan membuka peluang investasi bagi perusahaan-perusahaan multinasional di Indonesia yang membutuhkan data center dengan tingkat keamanan yang tinggi dan konektivitas yang baik.

Bahkan untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan pasar akan layanan data center, khususnya untuk sektor finansial dan industrial, rencananya kapasitas data center GTN ini akan terus ditingkatkan hingga mencapai 20.000 rak.

“Namun, untuk rencana hingga 20 ribu rak tersebut bakal berlangsung jangka panjang sekitar 3 tahun,” ujar Richard Kartawijaya, Presiden Direktur GTN.

]]>
https://dailysocial.net/post/multipolar-lippo-data-center-tier-4/feed/ 0
Indosat Rampungkan Migrasi Pelanggan StarOne dan Siap Percepat Penyelenggaraan 4G/LTE di Indonesia https://dailysocial.net/post/indosat-percepat-implementasi-4g-lte/ https://dailysocial.net/post/indosat-percepat-implementasi-4g-lte/#comments Mon, 06 Jul 2015 06:45:48 +0000 http://dailysocial.net/?p=59651 Indosat rampungkan migrasi StarOne dan Klaim siap mempercepat penyelenggaraan 4G LTE di seluruh wilayah Indonesia / Indosat

Indosat baru saja mengumumkan telah rampung memigrasikan pelanggan StarOne yang layanannya resmi di tutup pada akhir Juni 2015 lalu. Layanan yang mayoritas dimiliki oleh Ooredoo ini kini juga mengklaim akan fokus untuk mempercepat penyelenggaraan 4G LTE di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini ditempuh dengan melakukan modernisasi jaringan untuk menyuguhkan akses internet dengan kualitas tinggi.

Layanan StarOne ditutup sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 30 tahun 2014 tentang penataan pita frekuensi radio 800 Mhz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler tanggal 10 September 2014 dan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 799 tahun 2014 tentang penetapan penggunaan pita frekuensi radio 800 MHz kepada PT Indosat Tbk tanggal 12 September 2014. Prosesnya akhirnya tuntas pada 30 Juni silam.

Dalam rilis presnya Indosat juga menerangkan bahwa pihaknya baru saja merampungkan proses migrasi pelanggan StarOne. Pihak Indosat akan memberikan beberapa kompensasi kepada pelanggan StarOne seperti kartu SIM GSM, fasilitas call forwarding, dan saldo Indosat Dompetku yang besarnya tergantung rata-rata penggunaan layanan StarOne dalam 3 bulan. Saldo di Dompetku tersebut juga dapat dicairkan melalui Galeri Indosat terdekat atau dibelanjakan di merchant yang telah bekerja sama dengan Indosat.

Komitmen percepatan implementasi 4G/LTE

Selanjutnya, Indosat juga menyatakan komitmennya unuk menggelar jaringan 4G LTE di seluruh wilayah Indonesia. Komitmen ini diwujudkan dalam bentuk modernisasi jaringan untuk terus melebarkan jangkauan area coverage dan terus memperbaiki kualitas layanan data dan suara. Sampai akhir tahun ini Indosat mengklaim telah berhasil menyelesaikan modernisasi jaringan di 42 kota besar dan area sekitarnya atau hampir mencapai 200 kabupaten / kota madya di seluruh Indonesia.

“Kami telah menghadirkan teknologi 4G-LTE ini melalui layanan Indosat Super 4G-LTE sejak bulan April lalu di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Bali, dan segera menyusul kota-kota lainnya di seluruh Indonesia dalam beberapa waktu ke depan. Komitmen kami untuk menggelar dan mengaktifkan 4G-LTE di seluruh Indonesia merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan dengan teknologi terkini, dalam rangka meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan,” ungkap Group Head Corporate Communications Indosat Fuad Fachroeddin.

Upaya Indosat menggenjot layanan 4G LTE di kota-kota besar tampaknya tidak akan berhenti di akhir tahun ini. Indosat di tahun 2016 mendatang juga akan terus melakukan usaha untuk menghadirkan layanan 4G LTE di kota-kota lainnya.

“Kami optimis akan segera dapat mempercepat penggelaran 4G-LTE ini di seluruh Indonesia karena didukung program modernisasi jaringan yang masih terus berlangsung dan kami percepat penyelesaiannya,” imbuh Fuad.

]]>
https://dailysocial.net/post/indosat-percepat-implementasi-4g-lte/feed/ 0
Bizzy Besutan Ardent Capital Masuki Pasar E-Commerce B2B Indonesia https://dailysocial.net/post/bizzy-ardent-capital-b2b/ https://dailysocial.net/post/bizzy-ardent-capital-b2b/#comments Mon, 06 Jul 2015 06:05:39 +0000 http://dailysocial.net/?p=59660

Ardent Capital memasuki pasar e-commerce B2B Indonesia dengan memperkenalkan Bizzy. Dengan komitmen modal awal mencapai $2.5 juta, Bizzy melayani kebutuhan akan perlengkapan kantor, persediaan dan layanan lainnya. Kompetisi pada segmen ini masih terbilang rendah, karena kebanyakan pemain e-commerce lebih berfokus kepada pasar ritel. Bizzy telah berhasil menjadikan beberapa startup sebagai pelanggan pertama mereka.

Berbicara mengenai potensi pasar B2B Indonesia, CEO Ardent Capital Adrian Vanzyl mengatakan, “Secara global, pasar e-commerce B2B telah memperoleh traksi yang luar biasa besar. Di Korea penetrasinya bahkan mencapai 91 persen, sementara di Indonesia segmen pasar ini masih berada pada tahap awal sehingga potensinya ke depan sangat besar. Hanya 11 persen dari total startup di Indonesia yang berfokus pada pasar B2B.”

Bizzy akan dipimpin oleh Peter Goldsworthy sebagai CEO perusahaan. Sebelumnya Goldsworthy menjabat sebagai kepala Ardent Labs. Platform ini diklaim menawarkan ribuan produk perlengkapan kantor, barang elektronik, pembersih, sepen, dan layanan lainnya dari ratusan penjual. Mengenai ide awal pembentukan Bizzy, Goldsworthy berkomentar, “Saya termasuk yang frustrasi dengan sistem pemesanan layanan dan persediaan. Saya terutama merasakan bahwa keseluruhan proses pencarian, persetujuan danp pengiriman dapat dengan mudah ditingkatkan.”

“Para penjual bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Apa yang dapat kita lihat adalah bahwa kegiatan berbelanja perusahaan jauh lebih rumit dibandingkan sistem berbelanja perseorangan dan hal ini menyebabkan maslaah pada kedua pihak selama transaksi,” tambahnya.

Sama seperti Moxy, kemampuan Bizzy dalam memenuhi pesanan akan sangat dipengaruhi oleh rekan logistiknya, aCommerce. Perusahaan tersebut juga mengintegrasikan pengiriman dari para vendor, yang biasanya disebut “crossdocking”.

Tidak hanya perusahaan saja yang dapat berbelanja di Bizzy, tapi juga perseorangan yang ingin mencari barang dengan harga yang lebih murah, bila dibandingkan dengan pasar e-commerce biasa, jika membeli dalam jumlah banyak (lebih dari 11 potong). Untuk membuat tugas para petugas pengadaan yang memerlukan persetujuan untuk setiap pembelian menjadi lebih mudah, Bizzy telah menyiapkan sistem dua tingkat. Setiap transaksi dapat langsung disetujui oleh manajer klian yang diberi kuasa.

Bizzy tidak hanya menawarkan produk fisik, tapi juga berencana untuk menambahkan berbagai jasa seperti perbaikan AC, layanan kebersihan, dan bahkan bantuan IT. Mengenai hal ini, Goldsworthy mengatakan, “Untuk beberapa jasa, kami mungkin akan menawarkan merk layanan kami sendiri. Namun kebanyakan akan disediakan oleh para vendor kami, dimana kami hanya berperan sebagai marketplace.”

Ketika ditanya mengenai bagaimana Bizzy mengembangkan bisnisnya, mereka mengakui bahwa mereka akan lebih mengandalkan usaha pemasaran. Goldsworthy berkomentar bahwa mereka menggunakan banyak strategi pemasaran langsung, selain juga pemasaran konten, untuk membantu mengenalkan Bizzy ke berbagai perusahaan.

Dengan situasi pengadaan kebutuhan kantor bagi perusahaan besar, Goldsworthy memastikan, “Kami telah menandatangani perjanjian untuk menjadi vendor resmi perusahaan publik dan organisasi pemerintah. Hal ini memerlukan sedikit pengorbanan namun semua terbayar lunas ketika mereka beserta kantor-kantor cabang mereka dapat langsung melakukan pemesanan dari kami.”

Tentunya lebih mudah untuk dapat menarik sesama reka startup dalam model bisnis ini. Mengenai hal ini, Bizzy menyebutkan bahwa mereka telah mengamankan kerjasama dengan Tiket.com, Traveloka, Halomoney, dan GrabTaxi.

Berdasarkan laporan B2B marketplace tahun ini yang dikeluarkan oleh Google and Millward Brown Digital, kelompok milenium (berusia 18 hingga 34 tahun) akan lebih bertanggungjawab terhadap keputusan perusahaan, termasuk dalam hal pengadaan barang dan jasa.

“Kelompok milenium kini merupakan pembuat keputusan pada berbagai perusahaan. Hal ini berarti mereka berharap untuk dapat menemukan informasi yang sama untuk kepentingan personal mereka sendiri selagi mencari solusi untuk perusahaan. Bizzy mengerti kebutuhan tersebut,” ujar Goldsworthy.

]]>
https://dailysocial.net/post/bizzy-ardent-capital-b2b/feed/ 0