DailySocial https://dailysocial.net Indonesian Tech-Startup Media Fri, 06 Mar 2015 11:43:23 +0000 en-US hourly 1 Nokia HERE Menantang Para Pengembang Lokal Melalui HERE Map Creator API Challenge https://dailysocial.net/post/map-creator-api-challenge/ https://dailysocial.net/post/map-creator-api-challenge/#comments Fri, 06 Mar 2015 11:10:18 +0000 http://dailysocial.net/?p=54892 Untuk pertama kalinya, Nokia HERE akan membuka API challenge dengan HERE Map Creator API. Tantangan Nokia HERE kali ini adalah tantangan eksklusif bagi para developer lokal, karena API dibuka khusus di Indonesia dan berbasiskan platform peta komunitas dari HERE Map Creator. Program Mobile App Challenge yang memanfaatkan HERE Map Creator API tersebut pun termasuk dalam agenda kegiatan […]

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Nokia HERE Menantang Para Pengembang Lokal Melalui HERE Map Creator API Challenge

]]>
Nokia HERE Maps Compass / DailySocial

Untuk pertama kalinya, Nokia HERE akan membuka API challenge dengan HERE Map Creator API. Tantangan Nokia HERE kali ini adalah tantangan eksklusif bagi para developer lokal, karena API dibuka khusus di Indonesia dan berbasiskan platform peta komunitas dari HERE Map Creator. Program Mobile App Challenge yang memanfaatkan HERE Map Creator API tersebut pun termasuk dalam agenda kegiatan dari Nokia HERE Indonesia di tahun 2015.

Tantangan ini akan terbuka bagi masyarakat umum untuk membuat mobile application baru dan juga orisinil dengan menggunakan HERE Map Creator API (Community Vector Tiles API). Kriteria utama dari aplikasi yang dibuat harus dapat menambahkan informasi-informasi baru seperti informasi jalan baru, rute pendakian gunung, bersepeda, pejalan kaki, jalur evakuasi bencana alam, rute transportasi (Merekam Jejak GPS), lokasi-lokasi penting atau Point of Interest (POI), dan nomer rumah di lapisan terpisah di atas peta dasar API. Sedangkan untuk cakupan wilayah, cakupan dari aplikasi hanya berlaku untuk di wilayah Indonesia.

Masyarakat yang ingin mengikuti tantangan ini, khususnya para pengembang lokal, harus terdaftar di platform showcase pengembang Dicoding. Aplikasi yang dibuat nantinya harus dapat berjalan di salah satu platform Android, Windows Phone, dan iOS dan untuk pengujian beta aplikasi harus sudah terunggah di salah satu toko populer tersebut.

Penjurian akan memilih enam mobile application sebagai pemenang dan tiap pemenang nantinya akan mendapatkan 5.000 poin di Dicoding. Di samping mendapatkan poin experience di Dicoding, ke enam mobile application terbaik yang terpilih nantinya akan di endorse dalam program “Lost in Heaven Flash Mob Challenge” yang juga termasuk dalam agenda kegiatan Nokia HERE di tahun 2015 ini. Dewan juri yang menilai akan terdiri atas perwakilan profesional dari pihak Nokia HERE dan Dicoding.

Saat ini tantangan masih belum terbuka dan baru akan dimulai pada 15 Maret 2015 nanti dari pukul 00.00 WIB dan akan berakhir pada 10 Mei 2015 pukul 00.00 WIB. Semua aplikasi yang diajukan harus diterima oleh HERE sebelum tanggal akhir, keterlambatan pengiriman akan mengakibatkan aplikasi ditolak.

Nantinya aplikasi yang dihasilkan diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat untuk bepergian ke banyak daerah-daerah terpencil di Indonesia dengan informasi spasial yang terbatas. Selain itu, aplikasi juga diharapkan dapat menjadi media kreatif dalam mempromosikan potensi sumber daya daerah di Indonesia. Untuk keterangan dan informasi lebih lanjut Anda dapat mengunjungi tautan berikut.

_
Disclosure: DailySocial berinvestasi di Dicoding

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Nokia HERE Menantang Para Pengembang Lokal Melalui HERE Map Creator API Challenge

]]>
https://dailysocial.net/post/map-creator-api-challenge/feed/ 0
Echelon Indonesia 2015 Roadshow Bandung Berlangsung Seru https://dailysocial.net/post/roadshow-echelon-indonesia-2015-bandung-berlansung-seru/ https://dailysocial.net/post/roadshow-echelon-indonesia-2015-bandung-berlansung-seru/#comments Fri, 06 Mar 2015 10:30:38 +0000 http://dailysocial.net/?p=54900 Setelah Jakarta (4/3), Bandung (5/3) mendapat kesempatan mengikuti rangkaian diskusi Echelon Indonesia 2015 Roadshow. Acara yang bertempat di Bandung Digital Valley (BDV) ini menghadirkan empat pembicara, yaitu Executive Director Bandung Digital Valley Indra Purnama, Pendiri e-Fishery Gibran Huzaifah, CEO Urbanindo Arip Tirta, dan Pendiri Revasi Suriafur Ken. Presentasi pertama dibuka oleh Indra mengulas tentang program […]

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Echelon Indonesia 2015 Roadshow Bandung Berlangsung Seru

]]>

Setelah Jakarta (4/3), Bandung (5/3) mendapat kesempatan mengikuti rangkaian diskusi Echelon Indonesia 2015 Roadshow. Acara yang bertempat di Bandung Digital Valley (BDV) ini menghadirkan empat pembicara, yaitu Executive Director Bandung Digital Valley Indra Purnama, Pendiri e-Fishery Gibran Huzaifah, CEO Urbanindo Arip Tirta, dan Pendiri Revasi Suriafur Ken.

Presentasi pertama dibuka oleh Indra mengulas tentang program inkubator dan akselerator yang tersedia di Bandung. Sebelum meluncurkan sebuah produk atau layanan ke pasar, semua startup harus melakukan validasi terlebih dahulu. Memastikan bahwa problem yang coba diselesaikan oleh startup adalah masalah nyata yang dihadapi banyak orang.

Mulai tahun ini, Bandung Digital Valley memasukkan program validasi justru pada saat proses seleksi. Di tahun sebelumnya, setelah lulus seleksi dan diterima di inkubator BDV, tim baru melakukan validasi pasar.

Indra mengatakan, tahun ini akan dibuka dengan program pra-inkubasi. Ini merupakan proses sebelum memasuki seleksi inkubasi. Pada tahap ini akan melihat efektivitas dan dinamika sebuah tim startup dalam menjalankan serta menyelesaikan masalah-masalah yang timbul. Biar bagaimanapun hal pertama yang dilihat oleh VC adalah tim yang solid.

Dalam sesi selanjutnya yang dibawakan oleh Pendiri e-Fishery Gibran Huzaifah, ia menekankan untuk melihat sebuah masalah sosial yang nyata, namun belum dipecahkan atau ada solusinya melalui teknologi.

Sebagai sarjana lulusan biologi, ia melihat masalah efisiensi pemberian pakan belum ada yang memikirkan solusinya. Dari sinilah ide awal e-Fishery bermula. e-Fishery membuat hardware hingga aplikasi yang memudahkan petani ikan mengontrol pemberian pakan dari ponsel mereka.

Saat ini sedang banyak pendanaan yang masuk ke Indonesia, DailySocial sendiri dalam seminggu ini menyiarkan beberapa startup yang mendapatkan pendanaan. CEO Urbanindo Arip Tirta mencoba menyentil soal pendanaan. Ia mengatakan bahwa benar investor akan melihat tim manajemen yang solid, market size, dan produk. Namun sebagai startup, seharusnya pendiri bisa berpikir seperti VC.

“Investor menaruh uangnya berharap akan kembali berlipat-lipat. Yang ditawarkan, selain market size, termasuk di dalamnya potensi pertumbuhan hingga lima kali lipat. Jadi kita harus mempunyai mimpi besar, tanpa tujuan dan mimpi besar ke depannya, tidak mungkin sebuah startup bisa besar,” ujar Arip.

Di sesi keempat, Pendiri Revasi Suriafur Ken membagi pengalamannya mendapatkan investor dari event Echelon. Ken menjelaskan perbedaan menjadi pengunjung dan membuka booth untuk ajang startup. Tak ketinggalan ia memberikan tips agar startup aktif membangun komunikasi dengan penggunjung dan startup lain, melakukan follow up, dan membangun kerja sama dengan sesama startup lainya.

“Jangan pergi ke event tanpa persiapan dan tidak lupa menyediakan cohort. Saya banyak bertemu dan berbicara dengan investor, (mereka mengatakan) kekurangan dari startup Indonesia, (adalah) jarang yang menyediakan cohort, statistik perusahaannya.”

Sesi Roadshow ditutup dengan presentasi yang dibawakan oleh Product Manager Mobomarket Edo Suryo Pamungkas. Edo sebagai perwakilan Baidu, melalui toko aplikasi MoboMarket, memberikan wadah bagi para pengembang lokal dapat berperan serta mendukung pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia.

Antusiasme peserta yang hadir dalam acara roadshow ini, tidak kalah dengan roadshow Jakarta. Bandung menutup rangkaian Echelon Indonesia 2015 Roadshow. Acara ini merupakan acara pembuka menuju acara puncak Echelon Indonesia 2015 dengan tema Smashing Indonesia’s Growth Barrier tanggal 14-15 April 2015 nanti. Sampai ketemu di sana!

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Echelon Indonesia 2015 Roadshow Bandung Berlangsung Seru

]]>
https://dailysocial.net/post/roadshow-echelon-indonesia-2015-bandung-berlansung-seru/feed/ 0
Penjual Online Segera Harus Memiliki Sertifikasi dari Kemenkominfo https://dailysocial.net/post/penjual-online-segera-harus-memiliki-sertifikasi-dari-kemenkominfo/ https://dailysocial.net/post/penjual-online-segera-harus-memiliki-sertifikasi-dari-kemenkominfo/#comments Fri, 06 Mar 2015 09:39:50 +0000 http://dailysocial.net/?p=54895 Para penjual (merchant) online sekarang tidak hanya perlu melakukan verifikasi dengan layanan e-commerce atau marketplace tempat biasa berjualan. Di pertengahan 2015, Kemenkominfo akan mewajibkan setiap penjual online untuk memiliki sertifikasi khusus agar memastikan bisnisnya terlegitimasi dan mengurangi kemungkinan terjadinya kejahatan online. Seperti dikutip dari Kompas, Menkominfo Rudiantara mengatakan, “Berdasarkan Peraturan Menteri tahun lalu, penjual online […]

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Penjual Online Segera Harus Memiliki Sertifikasi dari Kemenkominfo

]]>
Ilustrasi Tersertifikasi / Shutterstock

Para penjual (merchant) online sekarang tidak hanya perlu melakukan verifikasi dengan layanan e-commerce atau marketplace tempat biasa berjualan. Di pertengahan 2015, Kemenkominfo akan mewajibkan setiap penjual online untuk memiliki sertifikasi khusus agar memastikan bisnisnya terlegitimasi dan mengurangi kemungkinan terjadinya kejahatan online.

Seperti dikutip dari Kompas, Menkominfo Rudiantara mengatakan, “Berdasarkan Peraturan Menteri tahun lalu, penjual online itu dimudahkan hanya mendaftar. Tapi pertengahan 2015 ini, Kominfo akan mengeluarkan aturan bagaimana mensertifikasinya.”

Untuk melakukan sertifikasi ini Kemenkominfo akan menunjuk pihak ketiga independen sebagai lembaga sertifikasi.

Belum ada informasi poin-poin apa saja yang bakal dinilai sebagai syarat sertifikasi. Meskipun demikian, kami mengekspektasikan minimal lembaga ini akan mengecek keabsahan identitas pemilik, badan usaha penjual online (jika ada), dan memastikan bahwa barang dagangan yang dijual memang tersedia secara fisik.

Langkah seperti ini bisa dibilang tidak dikenal di negara lain dan cenderung merepotkan. Jika hal seperti ini bisa meminimalisir kemungkinan kejahatan online, karena “orang yang tidak benar” jadi malas membuka toko online, kami pikir hal ini bisa dicoba. Meskipun demikian, kami berharap sertifikasi ini jangan sampai jangan jadi lahan pungli baru yang menyulitkan pedagang yang jujur.

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Penjual Online Segera Harus Memiliki Sertifikasi dari Kemenkominfo

]]>
https://dailysocial.net/post/penjual-online-segera-harus-memiliki-sertifikasi-dari-kemenkominfo/feed/ 0
MNC Play Media Fokus Buka Layanan di Tujuh Kota Besar Indonesia Tahun Ini https://dailysocial.net/post/mnc-play-media-ekspansi-tujuh-kota-besar/ https://dailysocial.net/post/mnc-play-media-ekspansi-tujuh-kota-besar/#comments Fri, 06 Mar 2015 08:04:29 +0000 http://dailysocial.net/?p=54877 MNC Play Media, salah satu produk grup MNC Media yang bergerak di penyediaan jaringan layanan internet dan IPTV semakin serius menggarap pertumbuhan pasarnya. Melalui infrastruktur Fiber To The Home (FTTH), MNC Play Media akan memfokuskan untuk membuka layanan hingga tujuh kota besar Indonesia untuk tahun ini, dari total 11 kota yang ditargetkan hingga 2016 nanti. […]

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. MNC Play Media Fokus Buka Layanan di Tujuh Kota Besar Indonesia Tahun Ini

]]>
MNC Play Media Office / DailySocial

MNC Play Media, salah satu produk grup MNC Media yang bergerak di penyediaan jaringan layanan internet dan IPTV semakin serius menggarap pertumbuhan pasarnya. Melalui infrastruktur Fiber To The Home (FTTH), MNC Play Media akan memfokuskan untuk membuka layanan hingga tujuh kota besar Indonesia untuk tahun ini, dari total 11 kota yang ditargetkan hingga 2016 nanti.

Direktur Komersial MNC Play Media Ade Tjandra mengungkapkan, “Tahun ini kita mau (buka di) Medan, Malang, Bandung yang sebentar lagi nih, dan kemungkinan di Denpasar, Bali. Tahun depan kita tambahin mungkin Batam, Palembang, Lampung, dan Bogor. Totalnya 11 kota, kalau Bogor dihitung kota sih. Tapi untuk tahun ini tujuh kota sudah cukup sampai di Denpasar, Bali.”

“Plus, kemungkinan kalau kita mau masuk ke Kalimantan itu di Balikpapan. Kalau di Sulawesi tuh Makassar. Jogja dan Solo juga ada dalam radar kita, di tahun depan tapi,” tambah Ade.

Layanan MNC Play Media sendiri telah tersedia di beberapa wilayah Surabaya yaitu di daerah Ngagel, Manyar, Nirwana, dan beberapa daerah Surabaya Timur lainnya semenjak grand launch mereka di Surabaya. Selain itu juga sudah mencakup wilayah Semarang Selatan (Banyumanik dan Tembalang) juga di area Semarang Timur (Klipang, juga sebagian Pedurungan).

Untuk daerah Jakarta, sejak soft launch, sudah mencakup daerah Jakarta Utara (Sunter dan Kelapa Gading), Jakarta Selatan (Kebayoran Baru, Cipete, Mampang Prapatan, dan Kemang), Jakarta Timur (Pulogadung), dan Jakarta Pusat (Kebon Sirih). Sedangkan untuk wilayah Jakarta Barat, Ade menjelaskan bahwa akan digarap pertengahan tahun ini.

Demi menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri fixed broadband, MNC Play media juga akan mengedepankan inovasi sebagai bentuk diferensiasi layanan. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah dengan meluncurkan layanan OTT Multiscreen TV dan Interactive Set Top Box (STB) berbasis Android yang telah diuji dan diperkenalkan sejak Januari 2015 lalu.

Mengenai pembangun infrastruktur, MNC Play Media juga telah bekerja sama dengan Cisco untuk next generation network IP dan untuk sistem IPTV bekerja sama dengan ZTE. Sedangkan untuk distribusi FTTH, MNC Play Media bekerja sama dengan ZTE dan Huawei.

MNC Play Media sendiri kini tengah menjadi Internet Service Provider (ISP) yang tengah naik daun. Berdasarkan laporan Ookla Net Index, ditemukan informasi bahwa MNC Play Media dengan implementasi teknologi FTTH-nya berhasil menduduki posisi puncak dengan nilai kecepatan rata-rata unduhan mencapai 51,54 Mbps, lebih cepat dua kali lipat ketimbang posisi kedua dan ketiga.

Menurut Ade, pihaknya tak akan berhenti sampai di situ saja. Ke depannya, MNC Play Media juga akan berfokus pada pengembangan Interactive New Media untuk menjadi diferensiasi dibandingkan kompetitor lain.

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. MNC Play Media Fokus Buka Layanan di Tujuh Kota Besar Indonesia Tahun Ini

]]>
https://dailysocial.net/post/mnc-play-media-ekspansi-tujuh-kota-besar/feed/ 0
UC Browser Siap Buka Kantor Perwakilan di Indonesia Tahun Ini https://dailysocial.net/post/uc-browser-kantor-perwakilan-indonesia/ https://dailysocial.net/post/uc-browser-kantor-perwakilan-indonesia/#comments Fri, 06 Mar 2015 06:01:25 +0000 http://dailysocial.net/?p=54879 Mobile browser asal negeri Tiongkok UC Browser siap menjalin berbagai bentuk kerja sama dengan penyeda konten lokal guna meningkatkan awareness pada masyarakat perihal keberadaannya. Skema tersebut juga dibarengi dengan mendengarkan kebutuhan dan keluhan dari pengguna mereka di Tanah Air yang jumlah perlahan meningkat seiring waktu. Mereka juga siap membuka kantor perwakilannya di Indonesia tahun ini. […]

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. UC Browser Siap Buka Kantor Perwakilan di Indonesia Tahun Ini

]]>
Ilustrasi Penggunaan Smartphone Sehari-hari / Shutterstock

Mobile browser asal negeri Tiongkok UC Browser siap menjalin berbagai bentuk kerja sama dengan penyeda konten lokal guna meningkatkan awareness pada masyarakat perihal keberadaannya. Skema tersebut juga dibarengi dengan mendengarkan kebutuhan dan keluhan dari pengguna mereka di Tanah Air yang jumlah perlahan meningkat seiring waktu. Mereka juga siap membuka kantor perwakilannya di Indonesia tahun ini.

“Memenuhi permintaan para pengguna selalu menjadi prioritas utama pengembangan bisnis kami. Contohnya untuk pasar Indonesia, Facebook merupakan media sosial yang terkenal, kami menghadirkan fitur yang mempercepat akses ke situs tersebut melalui teknologi akselerasi komputasi awan yang kami miliki,” papar UC Browser Country Manager of Indonesian Market Jonathan Zhong dalam wawancaranya dengan tim DailySocial.

Pada dasarnya perilaku masyarakat Indonesia seperti kebanyakan pengguna mobile browser di dunia. Mereka cenderung aktif setelah pukul tujuh malam, terlebih di hari Minggu di mana lalu lintas data mengalami puncaknya. Berdasarkan informasi StatCounter, UC Browser menduduki peringkat ketiga sebagai mobile browser yang paling populer di tengah masyarakat Indonesia.

Pihaknya turut menambahkan bahwa marketshare mereka di Indonesia meningkat sebelumnya dari 7% hingga nyaris 20% di sepanjang tahun 2014. Memanfaatkan momentum tersebut, Jonathan mengakui bakal memperdalam lokalisasi produk dan tim mereka di dalam negeri, juga dengan bermitra oleh penyedia layanan konten di seluruh penjuru Nusantara.

StatCounter on Mobile Browser

Sejauh ini UC Browser telah mencapai 100 juta pengguna aktif per harinya dari seluruh dunia. Dengan membangun kemitraan bersama penyedia konten di Indonesia, Jonathan mewakili UC Browser berharap mampu membangun ekosistem yang saling menguntungkan bagi setiap entitas yang terkait.

Salah satu contohnya ialah kemitraan yang dijalin dengan Liputan6.com. Liputan6.com menyajikan konten yang berkualitas bagi pengguna UC Browser, sebagai imbalannya UC Browser menyediakan platform untuk Liputan6.com yang dapat terhubung dengan seluruh pengguna UC Browser.

“Saat ini kami memiliki sepuluh karyawan tetap yang berfokus di pasar Indonesia, tiga dari mereka merupakan warga negara Indonesia. Kami terus mencari SDM lokal untuk membuka kantor perwakilan di Indonesia tahun ini,” tambah Jonathan.

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. UC Browser Siap Buka Kantor Perwakilan di Indonesia Tahun Ini

]]>
https://dailysocial.net/post/uc-browser-kantor-perwakilan-indonesia/feed/ 0
Platform Pencarian Kerja Berbasis Media Sosial Wantedly Meluncur Untuk Pasar Indonesia https://dailysocial.net/post/wantedly/ https://dailysocial.net/post/wantedly/#comments Fri, 06 Mar 2015 00:00:28 +0000 http://dailysocial.net/?p=54848 Wantedly merupakan platform perekrutan pekerja profesional terbesar asal Jepang. Layanannya menghubungkan para perusahaan dan calon-calon pekerja profesional melalui konsep media sosial sejak Februari 2011 silam. Berdasarkan siaran pers yang kami terima hari ini (6/3), Wantedly akan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar yang dijelajahi saat melakukan ekspansi internasional di luar Jepang. Platform Wantedly sejauh ini […]

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Platform Pencarian Kerja Berbasis Media Sosial Wantedly Meluncur Untuk Pasar Indonesia

]]>
Ilustrasi Lingkungan Bekerja / Shutterstock

Wantedly merupakan platform perekrutan pekerja profesional terbesar asal Jepang. Layanannya menghubungkan para perusahaan dan calon-calon pekerja profesional melalui konsep media sosial sejak Februari 2011 silam. Berdasarkan siaran pers yang kami terima hari ini (6/3), Wantedly akan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar yang dijelajahi saat melakukan ekspansi internasional di luar Jepang.

Platform Wantedly sejauh ini mengklaim memiliki sekitar tujuh ribu perusahaan dan 600 ribu pengguna yang terdaftar dalam layanannya. Dengan jumlah demikian, tidak heran jika pihaknya optimis menjaring lebih banyak pengguna dari belahan dunia lainnya. Hal tersebut merupakan inti bisnis pengembangan Wantedly di tahun 2015 ini. Pihaknya bakal membuka beberapa kantor perwakilan di seluruh negara di Asia Tenggara sebagai langkah awal ekspansi internasionalnya.

Pada dasarnya, cara kerja Wantedly cukup unik. Pengguna tidak lagi mencari kerja seperti yang ada di layanan pencari kerja berdasarkan gaji maupun tunjangan. Pengguna dapat menilai kelayakan suatu pekerjaan berdasarkan ide-ide yang ditawarkan, perhatian yang ditujukan, dan anggota tim yang diinginkan. Tujuannya jelas, menghubungkan para pencari kerja dengan pekerjaan yang mereka cintai, seiring dengan visi yang ingin dicapai.

Pihak Wantedly memilih Indonesia sebagai pilihan utama ekspansi internasional mereka. Keputusan tersebut dilandasi lantaran banyaknya masyarakat Indonesia acapkali mengganti pekerjaan hanya karena dijanjikan gaji yang jauh lebih baik, padahal hal tersebut bukanlah jaminan mereka merasa nyaman dan puas di lingkungan yang baru. Maka dari itu, Wantedly menawarkan pandangan pribadi yang lebih mendalam dari setiap pengguna ke perusahaan yang dinilai cocok dengan visi dan misi.

Dengan motto “Let’s connect people all over the world with their dream job”, Wantedly bakal memulai langkah mereka dimulai dari meluncurkan aplikasi mobile berbasis Android di Indonesia, lantas melanjutkan skema serupa di Singapura, Thailand, Malaysia, Vietnam, Amerika Serikat, Inggris Raya, dan Hong Kong.

Setelah peluncuran aplikasi Android berbahasa Inggris dan Indonesia ini, Wantedly bersiap untuk melanjutkan laju perusahaan dengan meluncurkan layanan mereka dalam berbagai bahasa untuk menggaet lebih banyak pengguna.

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Platform Pencarian Kerja Berbasis Media Sosial Wantedly Meluncur Untuk Pasar Indonesia

]]>
https://dailysocial.net/post/wantedly/feed/ 0
PricePanda dan GetPrice Umumkan Merger dalam Naungan “Next Commerce” https://dailysocial.net/post/pricepanda-getprice-merger/ https://dailysocial.net/post/pricepanda-getprice-merger/#comments Thu, 05 Mar 2015 14:00:24 +0000 http://dailysocial.net/?p=54872 Layanan pembanding harga milik Rocket Internet PricePanda mengumumkan mergernya dengan layanan GetPrice yang berbasis di Australia dengan naungan nama baru Next Commerce. Co-Founder GetPrice Jared Oken akan menjadi CEO Next Commerce. Investor PricePanda menambahkan investasinya di perusahaan baru untuk mendanai pertumbuhan lebih lanjut. Secara bersama, kedua perusahaan melayani sembilan negara di kawasan Asia Pasifik. Grup […]

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. PricePanda dan GetPrice Umumkan Merger dalam Naungan “Next Commerce”

]]>
Ilustrasi Merger / Shutterstock

Layanan pembanding harga milik Rocket Internet PricePanda mengumumkan mergernya dengan layanan GetPrice yang berbasis di Australia dengan naungan nama baru Next Commerce. Co-Founder GetPrice Jared Oken akan menjadi CEO Next Commerce. Investor PricePanda menambahkan investasinya di perusahaan baru untuk mendanai pertumbuhan lebih lanjut.

Secara bersama, kedua perusahaan melayani sembilan negara di kawasan Asia Pasifik. Grup baru ini akan menjadi paduan pengalaman GetPrice dalam bisnis ini selama sepuluh tahun dan pengalaman PricePanda yang diklaim sudah terbukti di negara-negara berkembang. Masing-masing perusahaan akan tetap beroperasi secara terpisah di setiap negara yang dilayaninya

Managing Director PricePanda Philip Wegener, yang baru empat bulan menjabat, dalam rilis persnya mengatakan, “Melihat peluang yang luar biasa di pasar Asia Pasifik, kami bersemangat untuk mengkapitalisasi keahlian bersama yang dapat membantu mengejar inisiatif baru di segmen mobile, media, dan peluncuran produk dan layanan baru di kawasan. Kami yakin akan keuntungan strategis aliansin ini, membentuk pemimpin pasar yang kuat dengan catatan yang mengagumkan, baik untuk teknologi maupun operasional.”

Sebagai bagian dari transaksi ini, pemilik saham PricePanda, termasuk di dalamnya Tengelmann Ventures, Kinnevik, dan Asia Pacific Internet Group (joint venture Rocket Internet dan Ooredoo di Asia Tenggara) telah menginvestasikan ulang ke dalam perusahaan untuk mendanai pertumbuhan selanjutnya.

Co-Founder GetPrice lainnya, Chris Hitchen, dan Oliver Samwer dari Rocket Internet akan masuk ke dalam dewan direksi.

PricePanda termasuk salah satu layanan pembanding harga yang cukup populer di Indonesia. Menurut survei Nusaresearch, PricePanda adalah layanan terpopuler keempat di Indonesia untuk segmen ini.

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. PricePanda dan GetPrice Umumkan Merger dalam Naungan “Next Commerce”

]]>
https://dailysocial.net/post/pricepanda-getprice-merger/feed/ 0
Armada Go-Jek Tersedia di Pulau Bali https://dailysocial.net/post/go-jek-bali/ https://dailysocial.net/post/go-jek-bali/#comments Thu, 05 Mar 2015 13:09:57 +0000 http://dailysocial.net/?p=54867 Mengikuti jejak Uber yang memilih Pulau Bali sebagai kawasan ekspansi berikutnya setelah Jakarta, armada ojek Go-Jek pun menyambangi Pulau Dewata mulai hari ini. Tidak ada informasi adakah kawasan tertentu yang menjadi fokus Go-Jek, tetapi biasanya kawasan turis sekitar Kuta dan Seminyak menjadi lahan wajar bagi layanan transportasi alternatif ini. Seperti dikutip dari Tech In Asia, Co-Founder […]

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Armada Go-Jek Tersedia di Pulau Bali

]]>
Armada Go-Jek di Pulau Bali / Go-Jek

Mengikuti jejak Uber yang memilih Pulau Bali sebagai kawasan ekspansi berikutnya setelah Jakarta, armada ojek Go-Jek pun menyambangi Pulau Dewata mulai hari ini. Tidak ada informasi adakah kawasan tertentu yang menjadi fokus Go-Jek, tetapi biasanya kawasan turis sekitar Kuta dan Seminyak menjadi lahan wajar bagi layanan transportasi alternatif ini.

Seperti dikutip dari Tech In Asia, Co-Founder dan CEO Go-Jek Nadiem Makarim mengatakan bahwa turis lokal khususnya dari Jakarta yang berlibur ke Pulau Bali menjadi target pasar Go-Jek. Nadiem berharap layanan kurir yang disediakan Go-Jek dapat membantu mengurangi kemacetan yang kadang terjadi di Pulau Bali.

Pengguna Go-Jek di Jakarta bisa langsung menggunakan aplikasi mobile-nya untuk memesan ojek di Pulau Bali tanpa perlu melakukan pengaturan tertentu.

Memang Pulau Bali dikenal kurang ramah dengan orang-orang yang mengandalkan transportasi publik sebagai sarana bepergian. Kebanyakan orang memiliki kendaraan pribadi, sementara pendatang “terpaksa” menyewa kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, untuk menikmati berbagai atraksi wisata. Armada bus Trans Sarbagita dianggap kurang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum.

Kehadiran Go-Jek menambah keseruan layanan transportasi alternatif yang bisa “mengguncang” hegemoni yang sudah ada (atau biasanya digunakan istilah “disruptive”). Wisatawan kini memiliki alternatif saat bepergian ke Bali tanpa harus menyewa kendaraan dalam jangka waktu lama (biasanya 10/12 jam atau harian). Apakah bakal terjadi perubahan budaya wisatawan untuk pemanfaatan sarana transportasi setelah kehadiran Go-Jek? Kita tunggu efeknya beberapa waktu ke depan.

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Armada Go-Jek Tersedia di Pulau Bali

]]>
https://dailysocial.net/post/go-jek-bali/feed/ 0
Layanan Pesan Antar Makanan Kulineran Resmi Luncurkan Aplikasi Mobile https://dailysocial.net/post/layanan-pesan-antar-makanan-kulineran-resmi-luncurkan-aplikasi-mobile/ https://dailysocial.net/post/layanan-pesan-antar-makanan-kulineran-resmi-luncurkan-aplikasi-mobile/#comments Thu, 05 Mar 2015 12:38:50 +0000 http://dailysocial.net/?p=54840 Layanan pesan antar makanan secara online yang berasal dari Yogyakarta Kulineran terus bebenah dengan layanan yang diberikan agar dapat bersaing dengan layanan serupa. Hari ini (5/3), Kulineran secara resmi memperkenalkan aplikasi mobile mereka yang sudah tersedia untuk di unduh melalui Google Play dan App Store. Layanan Kulineran sendiri pertama kali diperkenalkan pada masyarakat sejak 4 Maret 2014 […]

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Layanan Pesan Antar Makanan Kulineran Resmi Luncurkan Aplikasi Mobile

]]>
Ilustrasi Wanita Memesan Makanan Lewat Ponsel / Shutterstock

Layanan pesan antar makanan secara online yang berasal dari Yogyakarta Kulineran terus bebenah dengan layanan yang diberikan agar dapat bersaing dengan layanan serupa. Hari ini (5/3), Kulineran secara resmi memperkenalkan aplikasi mobile mereka yang sudah tersedia untuk di unduh melalui Google Play dan App Store.

Layanan Kulineran sendiri pertama kali diperkenalkan pada masyarakat sejak 4 Maret 2014 lalu. Setelah beroperasi selama kurang lebih setahun, kini Kulineran  telah menjalin kerja sama dengan 140 gerai yang tersebar di seantero Jogja. Sebagai informasi, layanan ini hanya menerima pesan antar makanan untuk wilayah Jogjakarta saja dengan area yang masih sangat terbatas.

Meskipun demikian demi meningkatkan kemudahan dan kenyamanan konsumen dalam memesan makanan, Kulineran kini telah menyediakan aplikasi untuk perangkat dengan platform Android dan iOS. Peluncuran aplikasi untuk perangkat mobile ini merupakan bentuk perayaan kecil pihak Kulineran yang telah berusia setahun.

Co-Founder Kulineran Ferry Wiharsasto mengatakan, “Kini dengan adanya aplikasi mobile kami berharap Kulineran bisa lebih cepat, praktis, dan memudahkan dalam melayani pesanan makanan kepada pelanggan.”

Benarkah?

Ketika saya mencoba aplikasi, kesan pertama yang saya dapatkan sebenarnya tidak buruk. Aplikasi ini didominasi oleh warna oranye yang secara psikologis dapat menstimulasi selera makan Anda. Selain itu, untuk berpindah dari halaman satu ke halaman lainnya dalam aplikasi pun berjalan dengan sangat ringan.

Ketika Anda menggunakan aplikasi ini pertama kali, Anda akan segera di minta untuk memilih “lokasimu”. Tapi sepertinya pemilihan kata tersebut kurang tepat, karena ketika Anda memilih “lokasimu” yang tertampil di aplikasi adalah nama gerai makanan yang sudah bergabung dengan Kulineran. Bukan benar-benar “lokasimu”.

Screenshot Memilih Lokasimu / Kulineran Mobile Apps

Selain itu, meskipun saya belum mendaftar sebagai member ketika menggunakan aplikasi ini, ada hal lain yang cukup mengganggu. Saat saya selesai memilih makanan yang dipesan dan memasukkannya ke keranjang, saya tidak dapat membatalkan atau mengeluarkan pesanan saya dari keranjang tersebut. Pilihan untuk melakukan tindakan tersebut pun tidak tersedia.

Screenshot Checkout / Kulineran Mobile Apps

Ditambah lagi untuk keluar dari aplikasi ini juga akan membuat Anda stres sendiri. Mengapa? Jika pada umumnya sebuah aplikasi dapat keluar hanya dengan menekan tombol “back” pada ponsel, lain halnya dengan aplikasi ini. Anda akan dipaksa untuk menekan tombol “home” pada ponsel Anda, bukan pada aplikasi, untuk keluar dari aplikasi, karena jika menekan tombol “back” saja aplikasi hanya akan melakukan “looping” yang tidak berkesudahan.

Screenshot Register / Kulineran Mobile Apps

Aplikasi yang baru diluncurkan ini memang masih banyak perlu penyempurnaan kembali. Jujur saja, dari sisi desain dan juga performanya yang ringan aplikasi ini menarik perhatian saya. Sayang fitur-fitur yang ada masih belum sempurna ketika sudah resmi diperkenalkan. Untuk mendaftar pun tidak tersedia tautan untuk Facebook dan Twitter seperti yang tersedia di situs resmi Kulineran. Saya harap pengembang dapat segera melakukan penyempurnaan lebih lanjut agar konsumen dapat menggunakan aplikasi ini dengan lebih nyaman.

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Layanan Pesan Antar Makanan Kulineran Resmi Luncurkan Aplikasi Mobile

]]>
https://dailysocial.net/post/layanan-pesan-antar-makanan-kulineran-resmi-luncurkan-aplikasi-mobile/feed/ 0
Bridestory Raih Pendanaan Seri A dari Rocket Internet Group https://dailysocial.net/post/bridestory-raih-pendanaan-seri-dari-rocket-internet-group/ https://dailysocial.net/post/bridestory-raih-pendanaan-seri-dari-rocket-internet-group/#comments Thu, 05 Mar 2015 11:59:49 +0000 http://dailysocial.net/?p=54849 Marketplace pernikahan online Indonesia Bridestory baru saja menerima pendanaan Seri A dari Rocket Internet Group dalam jumlah yang tidak disebutkan. Selain Rocket Internet Group, beberapa investor lama juga turut terlibat dalam pendanaan ini, yaitu Sovereign’s Capital, East Ventures, dan Fenox VC. Dua investor baru, yaitu Skystar Capital dan Lippo Digital Ventures, ikut dalam putaran pendanaan kali ini. […]

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Bridestory Raih Pendanaan Seri A dari Rocket Internet Group

]]>

Marketplace pernikahan online Indonesia Bridestory baru saja menerima pendanaan Seri A dari Rocket Internet Group dalam jumlah yang tidak disebutkan. Selain Rocket Internet Group, beberapa investor lama juga turut terlibat dalam pendanaan ini, yaitu Sovereign’s Capital, East Ventures, dan Fenox VC. Dua investor baru, yaitu Skystar Capital dan Lippo Digital Ventures, ikut dalam putaran pendanaan kali ini.

Didirikan kurang dari satu tahun yang lalu, pendanaan ini merupakan prestasi lain startup yang didirikan oleh Kevin Mintaraga dan Emile Etienne ini. Mereka baru saja meraih pendanaan awal sekitar enam bulan yang lalu. Bridestory berencana untuk menggunakan pendanaan kali ini untuk mempercepat pertumbuhan, memperbesar tim, mengembangkan produk, dan melakukan ekspansi ke pasar pernikahan Asia Tenggara yang diyakini bernilai tidak kurang dari $18 miliar.

Co-Founder dan CEO Bridestory Kevin Mintaraga percaya bahwa kerjasama ini akan membantu Bridestory untuk berekspansi ke tingkat regional, dan bahkan global. Dia berkata, “Tim di belakang Rocket Internet adalah para entrepreneur yang telah teruji dengan rekam jejak yang baik dalam membangun bisnis global. Mereka lebih dari sekedar investor. Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan mereka untuk memperbesar bisnis kami, namun jauh lebih senang lagi karena kami dapat belajar dari pengalaman mereka dan menyerap pengetahuan serta pengaruh mereka secara global.”

Di sisi lain, Rocket Internet Group percaya bahwa Kevin dan Emile memiliki bakat yang langka. Para investor merasa bahwa keduanya memiliki visi dan tim yang tepat untuk dapat membangun bisnis online yang besar serta melayani pasar pernikahan. Dengan memanfaatkan pengaruh Rocket Internet Group yang telah hadir di lebih dari 100 negara, Bridestory memiliki peluang besar untuk dapat hadir di banyak negara di dunia.

Bridestory mulai melakukan monetisasi setelah 6 bulan beroperasi. Dengan layanan premium, startup ini memberlakukan pembayaran bagi vendor yang ingin mendapatkan fitur tambahan. Untuk menambah kredibilitas, Bridestory menyediakan “Daftar Vendor Diamond” yang berisi para vendor terpercaya yang memiliki reputasi dan pelayanan berkualitas tinggi.

--

Konten ini disindikasi dari DailySocial.net, media industri teknologi, startup dan investasi #1 di Indonesia. Bridestory Raih Pendanaan Seri A dari Rocket Internet Group

]]>
https://dailysocial.net/post/bridestory-raih-pendanaan-seri-dari-rocket-internet-group/feed/ 0