Dark
Light

Yahoo Hentikan Beberapa Layanan pada Yahoo Messenger

1 min read
December 5, 2012

Perubahan yang dilakukan CEO Yahoo, Marissa Mayer, nampaknya mulai “memakan korban”. Beberapa layanan yang dipandang tidak memberikan nilai tambah kepada pengguna akhirnya dihentikan. Layanan-layanan yang sebelumnya termasuk dalam fitur Yahoo Messenger ini direncanakan akan dihentikan support-nya oleh Yahoo mulai pertenganhan bulan Desember nanti. Apa saja layanan-layanan tersebut?

Pertama adalah fitur public chat rooms. Fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengobrol dengan pengguna lain yang tidak terdaftar sebagai kontak di akunnya ini akan ditutup pada tanggal 14 Desember nanti.

Demikian juga dengan fitur Pingbox dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan Windows Live Messenger akan dihentikan. Setelah tanggal 14 Desember, akun kontak pengguna yang berasal dari Windows Live Messenger masih akan tampil pada daftar kontak. Hanya saja, akun-akun tersebut ditampilkan dengan warna abu-abu dan tidak dapat berinteraksi dengan akun pengguna Yahoo Meseenger.

Terakhir, fitur Voice Phone In dan Voice Phone Out akan dihentikan pada Januari 2013. Meskipun demikian, mulai dari bulan Desember ini, pengguna tidak bisa lagi menambah dana ke akun Voice Phone In dan Voice Phone Out mereka. Pengguna yang masih memiliki dana tersisa pada akunnya, pada akhir Desember akan dikontak via email untuk dibantu proses refund dana tersebut.

Informasi ini dirilis oleh Yahoo melalui blog resmi Yahoo Messenger.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

Telkomsel Luncurkan Free Zone untuk Sejumlah Layanan Google

Next Story

Nokia Jual Kantor Pusatnya di Espoo

Latest from Blog

Don't Miss

Flickr Perbarui Ketentuan Terkait Layanan Premium dan Gratisannya

Yang ditunggu-tunggu oleh pengguna loyal Flickr akhirnya datang juga. Flickr
Yahoo Together Resmi Diluncurkan di Android dan iOS

Yahoo Together Menyerupai Slack, Tapi Lebih Dirancang untuk Keluarga dan Teman

Setelah mematikan Yahoo Messenger pada bulan Juli lalu, Yahoo kembali