• Tip: Opinions and analysis in English by our editor Aulia Masna. Read it here

Berita  Interview 

Jakarta Founder Institute Mulai Menerima Pendaftaran Gelombang Kedua

Jakarta Founder Institute Mulai Menerima Pendaftaran Gelombang Kedua

Posted by
Rama Mamuaya

April 4, 2012

Sekitar satu bulan yang lalu, 13 founder dari 8 startup lulus dari gelombang pertama kelas yang diadakan Jakarta Founder Institute. Para lulusan ini mengembangkan berbagai jenis layanan, ada yang sudah ‘live’ dan bisa digunakan oleh umum, namun tidak (belum) semua merilis layanannya. Kini JKTFI membuka kembali pendaftaran untuk para founder di kelas selanjutnya – summer class di tahun 2012.

Meskipun tidak bisa dinilai sebagai sebuah pencapaian dari startup, namun salah satu director JKTFI, Novistiar mengatakan pada kami bahwa salah satu startup yang lulus di gelombang pertama menolak tawaran pendanaan dari angel investor. Hey, mengatakan tidak pada investor adalah the next cool think, right?

Berikut jenjang waktu untuk pendaftaran kelas selanjutnya:

  • Pembukaan pendaftaran: 21 Maret 2012
  • Pendaftaran awal: 22 April 2012
  • Batas pendaftaran: 13 Mei 2012
  • Tanggal mulai kelas: 24 Mei 2012
  • Penutupan: 13 September 2012

Berikut wawancara dengan Novistiar dari Jakarta Founder Institute.

Setelah kelas pertama, perkembangan apa yang Anda harapkan akan terjadi di kelas selanjutnya?

Prioritas kami untuk semester ini adalah menyediakan mentor yang berkualitas tinggi. Selama semester kemarin, para founder memberikan rating pada para mentor berdasarkan berbagai aspek seperti presentasi mereka, keterlibatan di luar sesi, dukungan yang disediakan, dll. Untuk semester ini, kami memprioritaskan untuk mengundang para mentor yang mendapatkan rating yang baik dari para founder. Untungnya, banyak mentor dari Jakarta Founder Institute yang mendapatkan rating cukup tinggi di semester lalu. Dua dari mereka bahkan dinominasikan menjadi Top Founder Institute Mentor 2011 dan diundang untuk hadir ke Founder Showcase di Silicon Valley bulan April ini.

Kami juga akan mengundang para mentor baru untuk ikut bergabung di Jakarta Founder Institute. Kami memiliki kriteria seleksi yang ketat, kami hanya akan mengundang pengusaha/profesional sukses yang memiliki kemampuan dan pengalaman tertentu yang bisa memberi manfaat pada para founder. Seleksi yang ketat ini juga berlaku untuk mentor internasional. Semester ini, kami memprioritaskan untuk mengundang mentor yang memiliki rating tinggi/sangat sukses di bisnis mereka. Beberapa orang tersebut antara lain Phil Libin (Evernote), Gabe Zickermann (Gamification.co), Dave McClure (500Startups), Naval Ravikant (AngelList), dll.

Sebagai tambahan, kami juga ingin meningkatkan kualitas interaksi para mentor – para founder baik di dalam masa kelas atau pun di luar semester. Oleh karena itu, salah satu kriteria yang akan kami gunakan untuk mengundang para mentor adalah kemampuan mereka untuk bertemu dan berbincang dengan para founder di luar sesi. Itu berarti para mentor akan diajukan pertanyaan untuk meluangkan waktu bagi para founder. Tidak hanya para mentor, para director juga akan meluangkan waktu lebih banyak dengan para founder di tahap awal semester untuk membantu mereka membentuk ide bisnis mereka dan meningkatkan kemampuan pitch mereka.

Selain dari kualitas para mentor, kami juga akan meningkatkan kualitas dari para founder yang diterima dalam program JKTFI. Berdasarkan dari hasil program kami, di lebih dari 20 kota di seluruh dunia, Silicon Valley Founder Institute secara terus menerus meningkatkan pengujian yang harus diambil para pendaftar. Setiap pendaftar kini akan di-review berdasarkan beberapa faktor berikut: Kesadaran, Kestabilan Emosi, Extraversion, Keterbukaan, Keramahan serta Fluid Intelligence, Kami percaya bahwa metode kami lebih baik dari sebelumnya dalam hal memprediksikan/menemukan secara akurat para pendaftar dengan sifat-sifat pribadi yang dibutuhkan untuk menjadi founder yang sukses. Sebagai tambahan, sementar bahasa Inggris tetap menjadi bahasa utama, pada semester ini kami akan mempersilahkan para founder untuk mendaftarkan diri dan mengerjakan tugas mereka dalam bahasa Indonesia. Dengan melakukan hal ini, kami tidak akan mengorbankan kualitas para founder yang baik dan kuat yang tidak nyaman bicara dan menulis dalam bahasa Inggris. Lagi pula, jika mereka hanya akan menargetkan pasar lokal, mereka tidak perlu bisa berbahasa Inggris untuk bisa sukses.

Yang juga menjadi penting, kami (para director) dan para mentor akan lebih jujur dan ketat dari sebelumnya. Para founder juga akan mendapatkan tugas khusus yang lebih menantang yang penting bagi startup mereka. Kami telah mempelajari bahwa menemukan founder yang tidak memiliki komitmen dan/atau founder yang tidak memiliki ide kuat lebih awal akan menguntungkan kelas secara keseluruhan, termasuk korespondensi para founder, karena mereka bisa memikirkan ulang ide serta startup mereka sebelum mereka meluangkan waktu dan sumber daya yang lebih banyak.

Dengan berbagai program inkubator yang tersedia untuk para startup di Indonesia, apakah yang Anda lihat yang menjadi keunikan dari JKFTI, dibandingkan program yang lain?

Secara garis besar, ada tiga tipe dari inkubator/akselerator: acara startup/hackaton (Startup Weekend), inkubator penuh waktu (East Alpha, Project Eden) dan Founder Institute. Yang pertama adalah bimbingan dengan waktu terbatas. Yang kedua adalah bimbingan yang lebih lama dan dengan salah satu objektif utama adalah untuk mendanai dari startup yang diinkubasi. Sebagai tambahan, mereka meminta para founder untuk bekerja secara penuh waktu untuk startup-nya. Founder Institute adalah program inkubator jangka panjang dengan objektif utama untuk membantu wirausaha meluncurkan perusahaan teknologi mereka. Tujuan kami untuk meningkatkan jumlah startup yang sukses dengan menyediakan wirausahawan yang memiliki potensi tinggi dengan pelatihan bersama para ahli, umpan balik dengan tujuan kritis, dan dukungan dari teman. Kami tidak berinvestasi pada para founder kami.

Kami juga tidak mengharuskan para founder untuk bekerja secara penuh untuk startup mereka, yang berarti, mereka bisa menyelesaikan program mereka sambil bekerja secara penuh di pekerjaan mereka. Hal ini sangat membantu, terutama bagi para founder yang berpengalaman dan telah memiliki karir yang bagus. Mereka bisa mengurangi resiko dengan mendapatkan umpan balik tentang ide bisnis mereka dan menguatkannya juga, bisa belajar dari para mentor yang telah berpengalaman, membangun jaringan, bahkan mendapatkan pendanaan sebelum berhenti dari pekerjaan mereka.

Aspek unik lagi dari Founder Institute adalan Bonus Pool kami. Setiap startup yang lulus dari program diwajibkan untuk memberikan 3.5% dari ekuitas mereka ke dalam Bonus Pool, yang akan dibagikan kepada semua yang ada di program FI: founder yang telah lulus, mentor, dan Founder Institute. Bonus Pool ini akan mendorong semua orang untuk saling membantu satu sama lain, karena ketika salah satu sukses, maka yang lain pun akan sukses!

 

Terbaru di DailySocial



Discussions

Advertisement

Advertise with us!

  

 



Cool Jobs

See pricing plan & benefits

Publish »

Terms & Condition

×