-
DailySocial on Twitter
- Tonehighway.com Kini Sudah Bisa Diakses http://bit.ly/cf97z0 17 hrs ago
- Aplikasi Facebook Questions Resmi Dirilis http://bit.ly/b5NjEt 1 day ago
- Safari 5.0.1 Dirilis dan Telah Tersedia Juga Safari Extensions Gallery http://bit.ly/b6UAxJ 1 day ago
- Lihat Harga dan Jadwal Tiket Pesawat di Tiketdomestik.com http://bit.ly/coumsw 1 day ago
- Cari Tempat Kos di Bandung, Cek Kost-e.com http://bit.ly/afnsIK 1 day ago
- More updates...
Powered by Twitter Tools
-
Ericsonsiregar
-
Yoga Nandiwardhana
-
Pandu Truhandito
-
Yoga Nandiwardhana
-
wikupedia
-
Pandu Truhandito
-
smart phones news
-
rampok
-
Pandu Truhandito
-
neofreko
-
Andre Siregar
-
Pandu Truhandito
-
rampok
-
Pandu Truhandito






Real Time Search Engine Hanyalah Fitur Gengsi
Tahun 2009 lalu Google dan Bing hampir bersamaan mulai memasukkan Twitter updates ke search result,dan tahun ini Yahoo mengikuti langkah para pesaingnya. Beberapa search engine lain yang kurang populer bahkan telah memulai langkah ini lebih dulu, seperti Summize yang akhirnya diakuisisi oleh Twitter, ada juga OneRiot, Collecta dan juga CrowdEye.
Entah kenapa saya masih memikirkan sudut pandang lain bahwa sampai sekarang fitur real-time hanyalah sebatas fitur gengsi yang dimiliki karena harus punya sebelum kompetitor lain punya, atau juga menjadi mandatory karena kompetitor sudah meninggikan standard duluan. Memang jadi terdengar sangat skeptis, mungkin pendapat saya ini masih dipengaruhi dengan tingkat adopsi social media di Indonesia yang masih agak “berbeda” dengan di luar negeri. Ah tapi itu tentu sangat subyektif.
Lalu, apa sih implikasi langsung dari realtime search engine untuk pengguna internet? Berikut pendapat bapak Nukman Luthfie :
I couldn’t agree more, terkadang jika berita itu datang dari lingkaran sosial (teman) memang relevansinya terkadang menjadi lebih tinggi. Pandangan yang “visionary” dari bapak Nukman Luthfie ini ada benarnya, bisa jadi 5 tahun lagi Real-time content merupakan aset yang mandatory bagi sebuah content provider.
Paling tidak pendapat pak Nukman ini bisa menjadi justification for my personal skepticism. Sampai saat ini fitur real-time content di search engine hanyalah sekedar fitur gengsi. Seberapa sering sih anda menggunakan search engine untuk mencari berita terbaru? Atau anda justru lebih sering langsung ke Detik.com saja?
Bagaimana pendapat anda? Setuju atau tidak? Saya sangat penasaran dengan pendapat anda
Baca juga: