<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
xmlns:rawvoice="http://www.rawvoice.com/rawvoiceRssModule/"
> <channel><title>Comments on: Kemanakah Facebook Akan Melangkah?</title> <atom:link href="http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/</link> <description>Indonesian Tech-Startup Media</description> <lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 12:29:00 +0000</lastBuildDate> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <item><title>By: Masa Depan Email: Suram &#124; DailySocial</title><link>http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/comment-page-1/#comment-6984</link> <dc:creator>Masa Depan Email: Suram &#124; DailySocial</dc:creator> <pubDate>Mon, 21 Jun 2010 09:23:16 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://dailysocial.net/?p=5455#comment-6984</guid> <description>[...] ingat dengan kabar bahwa Facebook akan meluncurkan layanan email mereka sendiri? Kabar ini memang dibantah oleh CEO Facebook sendiri, Mark [...]</description> <content:encoded><![CDATA[<p>[...] ingat dengan kabar bahwa Facebook akan meluncurkan layanan email mereka sendiri? Kabar ini memang dibantah oleh CEO Facebook sendiri, Mark [...]</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Pencarian Lewat Facebook Terus Bertumbuh &#124; DailySocial</title><link>http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/comment-page-1/#comment-5396</link> <dc:creator>Pencarian Lewat Facebook Terus Bertumbuh &#124; DailySocial</dc:creator> <pubDate>Mon, 15 Mar 2010 00:12:49 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://dailysocial.net/?p=5455#comment-5396</guid> <description>[...] Rama kemarin mem-post tulisan tentang real time search dan hubungannya dengan social search. Perubahan serta kabar tentang pergerakan Facebook juga sudah pernah ditulis di DailySocial. [...]</description> <content:encoded><![CDATA[<p>[...] Rama kemarin mem-post tulisan tentang real time search dan hubungannya dengan social search. Perubahan serta kabar tentang pergerakan Facebook juga sudah pernah ditulis di DailySocial. [...]</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Pandu Truhandito</title><link>http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/comment-page-1/#comment-5064</link> <dc:creator>Pandu Truhandito</dc:creator> <pubDate>Fri, 12 Feb 2010 19:08:13 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://dailysocial.net/?p=5455#comment-5064</guid> <description>lol you ruined the fun :P&lt;br&gt;&lt;br&gt;yeap, gue juga udah mikir ke sana: kalo facebook open up &quot;API&quot; (atau code yang bisa didevelop sendiri) agar locality bisa diembed ke dalam global ecosystemnya facebook, MUNGKIN problemnya bisa dimitigasi...&lt;br&gt;&lt;br&gt;tapi mitigasi bukan berarti solution&lt;br&gt;&lt;br&gt;Think about this from another perspective:&lt;br&gt;katakanlah ada sebuah sekolah yang menyatakan bahwa dunia sekolah tersebut sangat terbuka dan guru2 bebas berkreasi. Jadi ada banyak guru yang apply agar bisa menerapkan metode belajar mereka sendiri yang mereka yakini paling baik. &lt;br&gt;&lt;br&gt;It&#039;s all good sampai akhirnya ada guru yang ingin mencoba sesuatu yang radical, sesuatu yang belum pernah dicoba sebelumnya dan dia yakini adalah jalan terbaik untuk mengajar. Problemnya, approach ini kurang bisa diterima oleh sekolah tersebut karena mereka rasa sudah keluar batas.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mirip dengan situasi di atas, facebook mempunyai framework policynya, terms of usenya sendiri yang pada akhirnya bisa menghambat approach yang sebenarnya bisa diambil oleh private developer. Seharusnya bisa mencoba untuk menerapkan langkah x, tetapi terhambat oleh &quot;birokrasi&quot; atau &quot;aturan&quot; atau &quot;apalah&quot; y dari Facebook.&lt;br&gt;&lt;br&gt;No one can please everyone, not even facebook. I mean the aggragation is nice, banyak user, potensi qualified traffic is definitely there on facebook, but does it necessitate that we have to take our &quot;business&quot; / &quot;endeavor&quot; in to Facebook? Sepertinya tidak. Facebook masih bisa digunakan sebagai bagian dari online marketing effort: either leads atau craeting community, but it does not mean that it can / should be everything.</description> <content:encoded><![CDATA[<p>lol you ruined the fun <img
src='http://dailysocial.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /></p><p>yeap, gue juga udah mikir ke sana: kalo facebook open up &#8220;API&#8221; (atau code yang bisa didevelop sendiri) agar locality bisa diembed ke dalam global ecosystemnya facebook, MUNGKIN problemnya bisa dimitigasi&#8230;</p><p>tapi mitigasi bukan berarti solution</p><p>Think about this from another perspective:<br
/>katakanlah ada sebuah sekolah yang menyatakan bahwa dunia sekolah tersebut sangat terbuka dan guru2 bebas berkreasi. Jadi ada banyak guru yang apply agar bisa menerapkan metode belajar mereka sendiri yang mereka yakini paling baik.</p><p>It&#39;s all good sampai akhirnya ada guru yang ingin mencoba sesuatu yang radical, sesuatu yang belum pernah dicoba sebelumnya dan dia yakini adalah jalan terbaik untuk mengajar. Problemnya, approach ini kurang bisa diterima oleh sekolah tersebut karena mereka rasa sudah keluar batas.</p><p>Mirip dengan situasi di atas, facebook mempunyai framework policynya, terms of usenya sendiri yang pada akhirnya bisa menghambat approach yang sebenarnya bisa diambil oleh private developer. Seharusnya bisa mencoba untuk menerapkan langkah x, tetapi terhambat oleh &#8220;birokrasi&#8221; atau &#8220;aturan&#8221; atau &#8220;apalah&#8221; y dari Facebook.</p><p>No one can please everyone, not even facebook. I mean the aggragation is nice, banyak user, potensi qualified traffic is definitely there on facebook, but does it necessitate that we have to take our &#8220;business&#8221; / &#8220;endeavor&#8221; in to Facebook? Sepertinya tidak. Facebook masih bisa digunakan sebagai bagian dari online marketing effort: either leads atau craeting community, but it does not mean that it can / should be everything.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: rampok</title><link>http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/comment-page-1/#comment-5063</link> <dc:creator>rampok</dc:creator> <pubDate>Fri, 12 Feb 2010 18:52:58 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://dailysocial.net/?p=5455#comment-5063</guid> <description>Benar, memang sekarang di INTERNET semuanya menjadi terpecah ke smaller/niche entity. Mau beli kaos di situs x, mau beli kemeja di situs y, mau beli jaket di situs z. Tapi kalau melihat ekosistemnya Facebook, hal ini juga bisa dilakukan di dalam ekosistemnya Facebook sendiri (walled garden) seperti contohnya Apple App Store yang tiap aplikasi memiliki target pasar dan objective masing-masing (hampir tidak ada kompetisi).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Facebook-pun bisa mengarah kesana karena aplikasinya bisa berjalan dengan bebas (minim pengawasan dari Facebook). Jadi mau beli kaos di aplikasi facebook x, mau beli kemeja di facebook app y, mau beli jaket di facebook app z. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Just my humble opinion.</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Benar, memang sekarang di INTERNET semuanya menjadi terpecah ke smaller/niche entity. Mau beli kaos di situs x, mau beli kemeja di situs y, mau beli jaket di situs z. Tapi kalau melihat ekosistemnya Facebook, hal ini juga bisa dilakukan di dalam ekosistemnya Facebook sendiri (walled garden) seperti contohnya Apple App Store yang tiap aplikasi memiliki target pasar dan objective masing-masing (hampir tidak ada kompetisi).</p><p>Facebook-pun bisa mengarah kesana karena aplikasinya bisa berjalan dengan bebas (minim pengawasan dari Facebook). Jadi mau beli kaos di aplikasi facebook x, mau beli kemeja di facebook app y, mau beli jaket di facebook app z.</p><p>Just my humble opinion.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Pandu Truhandito</title><link>http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/comment-page-1/#comment-5062</link> <dc:creator>Pandu Truhandito</dc:creator> <pubDate>Fri, 12 Feb 2010 17:58:30 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://dailysocial.net/?p=5455#comment-5062</guid> <description>@&quot;..., nantinya orang nyalain internet langsung Facebook-kan bukan hanya untuk bersosialita tapi juga untuk, ...&quot;&lt;br&gt;Ini exactly yang saya rasa akan broken down. Ini one for all pitstop yang &lt;strong&gt;biasanya&lt;/strong&gt; berujung kepada mediocrity - service yang nanggung dan setengah2; service yang kaku dan susah dicustomize sesuai dengan kemauan pengunjung.&lt;br&gt;&lt;br&gt;The problem is this: ada banyak tipe orang di internet mereka semua bisa berkunjung ke facebook. Menjadi one for all pitstop berarti secara tidak langsung mendemokrasikan keunikan setiap pengunjung. Biasanya berujung kepada pleasing &quot;average lay customer&quot; tanpa bisa memuaskan customer yang berada di ujung bell curve - outlier customer yang unik dan perlu ditangani secara unik juga&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di mata saya sekarang, facebook sedang mengarah untuk menjadi the next-generation web platform. Sesuatu yang akan menggantikan sebagian besar dari fungsi utama yang biasa orang-orang gunakan di dunia web. Dan kalau dibilang &quot;one thing for sure, apapun bisa terjadi nih di dunia internet...&quot; &lt;br&gt;&lt;br&gt;Theoritically? yes. Pragmatically? not so fast.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di sini kita dihadapkan kepada 1 paradox: statistik penggunaan facebook sangat tinggi dan was actually the champ untuk bulan desember 2009 karena multiple function yang ditawarkan di dalamnya. Tapi trend global dunia web, karena sifat dasar internet, mengarah kepada pemecahan unsur global menjadi ribuan smaller entity (mau belanja tas di situs x, mau  main game di situs y). Dan facebook sepertinya sedang melawan arus trend.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Nah pertanyaan: will FB&#039;s statistics justify its opposition against the trend?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tebakan saya: most likely &quot;no&quot;. Tapi kalaupun jawabannya &quot;yes&quot;, facebook akan berubah sifat secara radical (paradigm shifting approach) yang bisa berarti awal mula / prototype dari web 3.0. Tidak bisa lagi bentuknya menjadi sekedar aggregator dari beberapa service di satu tempat. Mungkin mereka bisa menggabungkan keunggulan unsur local / small entity ke dalam suatu naungan global.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tanggapan dari tim dailysocial? :D</description> <content:encoded><![CDATA[<p>@&#8221;&#8230;, nantinya orang nyalain internet langsung Facebook-kan bukan hanya untuk bersosialita tapi juga untuk, &#8230;&#8221;<br
/>Ini exactly yang saya rasa akan broken down. Ini one for all pitstop yang <strong>biasanya</strong> berujung kepada mediocrity &#8211; service yang nanggung dan setengah2; service yang kaku dan susah dicustomize sesuai dengan kemauan pengunjung.</p><p>The problem is this: ada banyak tipe orang di internet mereka semua bisa berkunjung ke facebook. Menjadi one for all pitstop berarti secara tidak langsung mendemokrasikan keunikan setiap pengunjung. Biasanya berujung kepada pleasing &#8220;average lay customer&#8221; tanpa bisa memuaskan customer yang berada di ujung bell curve &#8211; outlier customer yang unik dan perlu ditangani secara unik juga</p><p>Di mata saya sekarang, facebook sedang mengarah untuk menjadi the next-generation web platform. Sesuatu yang akan menggantikan sebagian besar dari fungsi utama yang biasa orang-orang gunakan di dunia web. Dan kalau dibilang &#8220;one thing for sure, apapun bisa terjadi nih di dunia internet&#8230;&#8221;</p><p>Theoritically? yes. Pragmatically? not so fast.</p><p>Di sini kita dihadapkan kepada 1 paradox: statistik penggunaan facebook sangat tinggi dan was actually the champ untuk bulan desember 2009 karena multiple function yang ditawarkan di dalamnya. Tapi trend global dunia web, karena sifat dasar internet, mengarah kepada pemecahan unsur global menjadi ribuan smaller entity (mau belanja tas di situs x, mau  main game di situs y). Dan facebook sepertinya sedang melawan arus trend.</p><p>Nah pertanyaan: will FB&#39;s statistics justify its opposition against the trend?</p><p>Tebakan saya: most likely &#8220;no&#8221;. Tapi kalaupun jawabannya &#8220;yes&#8221;, facebook akan berubah sifat secara radical (paradigm shifting approach) yang bisa berarti awal mula / prototype dari web 3.0. Tidak bisa lagi bentuknya menjadi sekedar aggregator dari beberapa service di satu tempat. Mungkin mereka bisa menggabungkan keunggulan unsur local / small entity ke dalam suatu naungan global.</p><p>Tanggapan dari tim dailysocial? <img
src='http://dailysocial.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: wikupedia</title><link>http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/comment-page-1/#comment-5057</link> <dc:creator>wikupedia</dc:creator> <pubDate>Fri, 12 Feb 2010 17:39:07 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://dailysocial.net/?p=5455#comment-5057</guid> <description>bisa jadi tergantung kualitas SDM-nya juga...kalo tim yang ada luas, kayak Google misalnya, mereka pasti harus bikin sesuatu tiap hari..nah kalo Facebook juga mengembangkan tim yang bisa menangani dari hulu sampai hilir, hmm...&lt;br&gt;&lt;br&gt;lagi-lagi saya cuma membayangkan nantinya orang nyalain internet langsung Facebook-kan bukan hanya untuk bersosialita tapi juga untuk bekerja, search, email, cari data, minta rekomendasi crowdsource, jualan, kerja kolaborasi...nonton straming, lihat launching album artis kesayangan, trus semuanya juga bisa dilakukan mobile, dan apalagi yah :D&lt;br&gt;&lt;br&gt;IMHO one thing for sure, apapun bisa terjadi nih di dunia internet...</description> <content:encoded><![CDATA[<p>bisa jadi tergantung kualitas SDM-nya juga&#8230;kalo tim yang ada luas, kayak Google misalnya, mereka pasti harus bikin sesuatu tiap hari..nah kalo Facebook juga mengembangkan tim yang bisa menangani dari hulu sampai hilir, hmm&#8230;</p><p>lagi-lagi saya cuma membayangkan nantinya orang nyalain internet langsung Facebook-kan bukan hanya untuk bersosialita tapi juga untuk bekerja, search, email, cari data, minta rekomendasi crowdsource, jualan, kerja kolaborasi&#8230;nonton straming, lihat launching album artis kesayangan, trus semuanya juga bisa dilakukan mobile, dan apalagi yah <img
src='http://dailysocial.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p><p>IMHO one thing for sure, apapun bisa terjadi nih di dunia internet&#8230;</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Pandu Truhandito</title><link>http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/comment-page-1/#comment-5055</link> <dc:creator>Pandu Truhandito</dc:creator> <pubDate>Fri, 12 Feb 2010 17:15:37 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://dailysocial.net/?p=5455#comment-5055</guid> <description>Hmmm... ini susah ditebak. Di jaman dimana mass-market meredup dan mass volume of small markets merajalela malah ada yang mencoba untuk menjadi sebuah mass-market; tempat gathering services; all in 1 solution.&lt;br&gt;&lt;br&gt;I don&#039;t know, biasanya hal-hal yang seperti ini cenderung menjadi jack of all trades, master of none. Sure, dominasi mungkin lebar dan reachnya luas, tapi kualitas penetrasinya? Nanti dulu..&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut mas Wiku sendiri?</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Hmmm&#8230; ini susah ditebak. Di jaman dimana mass-market meredup dan mass volume of small markets merajalela malah ada yang mencoba untuk menjadi sebuah mass-market; tempat gathering services; all in 1 solution.</p><p>I don&#39;t know, biasanya hal-hal yang seperti ini cenderung menjadi jack of all trades, master of none. Sure, dominasi mungkin lebar dan reachnya luas, tapi kualitas penetrasinya? Nanti dulu..</p><p>Menurut mas Wiku sendiri?</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: suharto</title><link>http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/comment-page-1/#comment-5042</link> <dc:creator>suharto</dc:creator> <pubDate>Thu, 11 Feb 2010 17:56:15 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://dailysocial.net/?p=5455#comment-5042</guid> <description>boleh-boleh aja asal tetap GRATIIIS, buat para user..!!!</description> <content:encoded><![CDATA[<p>boleh-boleh aja asal tetap GRATIIIS, buat para user..!!!</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Rully Alexander</title><link>http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/comment-page-1/#comment-5033</link> <dc:creator>Rully Alexander</dc:creator> <pubDate>Wed, 10 Feb 2010 21:25:01 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://dailysocial.net/?p=5455#comment-5033</guid> <description>Yup, saya jg setuju. Google sedang mengeluarkan senjata2 pamungkas dalam persaingannya di social networking / jejaring sosial, seperti Google Wave dan yg terbaru juga yaitu Google Buzz.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tapi kalau dibilang product google tidak sukses, tentu masih terlalu dini rasanya. Bila kita mundur sedikit, Facebook pada awalnya juga tidak sepesat twitter khusus nya di Indonesia. Meski semuanya masuk dalam konteks jejaring sosial, namun penggunaan dan lokasi penggunanya harus turut diperhiungkan, Kabar terakhir yg saya dengar adalah di Amerika Utara, produk Google lebih diminati. Di Jepang,  facebook malah tidak begitu laku.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wah jd agak panjang, tp saya jg mau memberi masukan yg sama dgn @herman, untuk dailysocial yaitu, pembahasan ttg Google Wave dan Google Buzz terbaru. Thx..</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Yup, saya jg setuju. Google sedang mengeluarkan senjata2 pamungkas dalam persaingannya di social networking / jejaring sosial, seperti Google Wave dan yg terbaru juga yaitu Google Buzz.</p><p>Tapi kalau dibilang product google tidak sukses, tentu masih terlalu dini rasanya. Bila kita mundur sedikit, Facebook pada awalnya juga tidak sepesat twitter khusus nya di Indonesia. Meski semuanya masuk dalam konteks jejaring sosial, namun penggunaan dan lokasi penggunanya harus turut diperhiungkan, Kabar terakhir yg saya dengar adalah di Amerika Utara, produk Google lebih diminati. Di Jepang,  facebook malah tidak begitu laku.</p><p>Wah jd agak panjang, tp saya jg mau memberi masukan yg sama dgn @herman, untuk dailysocial yaitu, pembahasan ttg Google Wave dan Google Buzz terbaru. Thx..</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: wikupedia</title><link>http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/comment-page-1/#comment-5031</link> <dc:creator>wikupedia</dc:creator> <pubDate>Wed, 10 Feb 2010 19:07:58 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://dailysocial.net/?p=5455#comment-5031</guid> <description>bentuknya mungkin gak jauh beda dari yang sekarang, tapi sepertinya bakal terlihat dari hasil pencariannya, saya sih membayangkannya nanti kalo user lagi rubah status trus pengen nambangin keterangan dari sumber lain, tinggal search ada di Facebook-nya gak usah pergi ke situs lain :D</description> <content:encoded><![CDATA[<p>bentuknya mungkin gak jauh beda dari yang sekarang, tapi sepertinya bakal terlihat dari hasil pencariannya, saya sih membayangkannya nanti kalo user lagi rubah status trus pengen nambangin keterangan dari sumber lain, tinggal search ada di Facebook-nya gak usah pergi ke situs lain <img
src='http://dailysocial.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p> ]]></content:encoded> </item> </channel> </rss>
