<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
xmlns:rawvoice="http://www.rawvoice.com/rawvoiceRssModule/"
> <channel><title>Comments on: Real Time Konten Masih Seksi</title> <atom:link href="http://dailysocial.net/2010/01/06/real-time-konten-masih-seksi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://dailysocial.net/2010/01/06/real-time-konten-masih-seksi/</link> <description>Indonesian Tech-Startup Media</description> <lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 12:29:00 +0000</lastBuildDate> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <item><title>By: Real Time Search Engine Hanyalah Fitur Gengsi &#124; DailySocial</title><link>http://dailysocial.net/2010/01/06/real-time-konten-masih-seksi/comment-page-1/#comment-5380</link> <dc:creator>Real Time Search Engine Hanyalah Fitur Gengsi &#124; DailySocial</dc:creator> <pubDate>Sat, 13 Mar 2010 06:12:11 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://dailysocial.net/?p=4813#comment-5380</guid> <description>[...] Bing dan Yahoo semuanya menambahkan fitur yang memang sedang hot, Real Time search engine. Fitur real-time ini sepertinya mulai populer seiring naiknya popularitas [...]</description> <content:encoded><![CDATA[<p>[...] Bing dan Yahoo semuanya menambahkan fitur yang memang sedang hot, Real Time search engine. Fitur real-time ini sepertinya mulai populer seiring naiknya popularitas [...]</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: wikupedia</title><link>http://dailysocial.net/2010/01/06/real-time-konten-masih-seksi/comment-page-1/#comment-4445</link> <dc:creator>wikupedia</dc:creator> <pubDate>Thu, 07 Jan 2010 05:21:22 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://dailysocial.net/?p=4813#comment-4445</guid> <description>wah, sudah mulai berbicara tentang web 3.0 ya mas pandu? :D&lt;br&gt;&lt;br&gt;untuk noise di real time news, sebenarnya alasan saya menyebutnya hal itu masalah, antara lain dikarenakan, &#039;kantor&#039; pribadi saya itu ada dilingkungan wartawan lepas, dan kebetulan saya sering &#039;curi&#039; denger dan ikut nimbrung, ternyata di beberapa sisi, kekurangan real time news yang hanya mengejar kecepatan memang sering terjadi dan hal ini sering menjadi perbincangan dan bahan diskusi seru, dan untuk berita yang tidak akurat, untuk beberapa kasus itu malah menjadi membingungkan, bukan hanya bagi user tapi bagi penyedia konten berita lain.&lt;br&gt;&lt;br&gt;mungkin ada faktor kedewasaan dalam memaknai real time konten di tanah air yang belum maksimal, seperti yang mas pandu bilang, proses convergence yang harus dikembangkan, bukan hanya dari user tapi lebih penting dari pihak publisher sendiri.&lt;br&gt;&lt;br&gt;terima kasih atas komentarnya, yang selalu memberi ide baru :D</description> <content:encoded><![CDATA[<p>wah, sudah mulai berbicara tentang web 3.0 ya mas pandu? <img
src='http://dailysocial.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p><p>untuk noise di real time news, sebenarnya alasan saya menyebutnya hal itu masalah, antara lain dikarenakan, &#39;kantor&#39; pribadi saya itu ada dilingkungan wartawan lepas, dan kebetulan saya sering &#39;curi&#39; denger dan ikut nimbrung, ternyata di beberapa sisi, kekurangan real time news yang hanya mengejar kecepatan memang sering terjadi dan hal ini sering menjadi perbincangan dan bahan diskusi seru, dan untuk berita yang tidak akurat, untuk beberapa kasus itu malah menjadi membingungkan, bukan hanya bagi user tapi bagi penyedia konten berita lain.</p><p>mungkin ada faktor kedewasaan dalam memaknai real time konten di tanah air yang belum maksimal, seperti yang mas pandu bilang, proses convergence yang harus dikembangkan, bukan hanya dari user tapi lebih penting dari pihak publisher sendiri.</p><p>terima kasih atas komentarnya, yang selalu memberi ide baru <img
src='http://dailysocial.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Pandu Truhandito</title><link>http://dailysocial.net/2010/01/06/real-time-konten-masih-seksi/comment-page-1/#comment-4437</link> <dc:creator>Pandu Truhandito</dc:creator> <pubDate>Wed, 06 Jan 2010 20:48:13 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://dailysocial.net/?p=4813#comment-4437</guid> <description>@&quot;penyajian berita secara real time masih menimbulkan kontroversi, terutama tentang akurasi berita serta sumber-sumber yang relevan. Sering kali berita yang terjadi, karena berfokus pada mengejar kecepatan penyajian berita, terkadang tingkat akurasinya masih bisa diperdebatkan, dan apa yang bisa diharapkan dari berita yang tidak akurat.&quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;saya rasa ini bukanlah sebuah &quot;masalah&quot;. Ini adalah natural konflik yang terjadi karena sifat dari real time konten streaming itu sendiri. Kecepatan memang atribut utamanya dan dimana pun itu, kecepatan hampir selalu berbanding terbalik dengan ketepatan (pernah mencoba buat nendang bola secepat-cepatnya kan? hasilnya bagaimana? :D).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Crowdsourcing, terutama real time konten adalah sebuah ekosistem yang self-organized. Problem yang ada akan diresolve dengan sendirinya dengan berjalannya waktu. Kalau ada konten di level lokal / individual yang tidak tepat, konten yang lebih update akan mengkoreksinya dengan sendiri, dan konten yang lebih baru lagi akan lebih akurat lagi sehingga, over time, streaming news tersebut akan converge kepada bentuk yang sangat tepat dan precise &lt;strong&gt;dengan sendirinya&lt;/strong&gt; pada level global (secara keseluruhan).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jadi sekali algi, di mata saya ini bukanlah sebuah &quot;masalah&quot;, in a sense of problematic issue. Ini hanyalah emergent property dari real time streaming konten itu sendiri yang memang sudah pada dasarnya demikian; tidak bisa dihindari. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Yang perlu dicari adalah cara agar proses convergence menuju keakuratan tersebut dipercepat. Soal prosesnya yang sistematik saya belum masih ada gambaran tapi saya ada feeling ini adalah persoalan yang juga akan resolve dengan sendirinya. Alasannya ada pada human psychology dan attribut dasar dari web dan internet itu sendiri (using attention and reputation as currency) tapi ini sudah di luar scope entry ini jadi lebih baik dibahas lain waktu :)&lt;br&gt;&lt;br&gt;Very interesting post mas Wiku! 2 thumbs up!&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saya setuju bahwa real time konten akan masih terus berkembang lagi dan yes, it&#039;s sexy. Tapi concern saya masih lingering on: saya takut bahwa konten yang banyak dan terus masuk ini bukannya menjadi good source of information, tapi malah menjadi noise yang mengganggu. Mungkin sekarang karena belum terlalu ramai, problem ini masih belum terlalu nyata. Kalau sampai benar kejadian, i think it might be the era of web 3.0 dengan search engine yang berfungsi secara revolusioner juga, hehehhee...</description> <content:encoded><![CDATA[<p>@&#8221;penyajian berita secara real time masih menimbulkan kontroversi, terutama tentang akurasi berita serta sumber-sumber yang relevan. Sering kali berita yang terjadi, karena berfokus pada mengejar kecepatan penyajian berita, terkadang tingkat akurasinya masih bisa diperdebatkan, dan apa yang bisa diharapkan dari berita yang tidak akurat.&#8221;</p><p>saya rasa ini bukanlah sebuah &#8220;masalah&#8221;. Ini adalah natural konflik yang terjadi karena sifat dari real time konten streaming itu sendiri. Kecepatan memang atribut utamanya dan dimana pun itu, kecepatan hampir selalu berbanding terbalik dengan ketepatan (pernah mencoba buat nendang bola secepat-cepatnya kan? hasilnya bagaimana? <img
src='http://dailysocial.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ).</p><p>Crowdsourcing, terutama real time konten adalah sebuah ekosistem yang self-organized. Problem yang ada akan diresolve dengan sendirinya dengan berjalannya waktu. Kalau ada konten di level lokal / individual yang tidak tepat, konten yang lebih update akan mengkoreksinya dengan sendiri, dan konten yang lebih baru lagi akan lebih akurat lagi sehingga, over time, streaming news tersebut akan converge kepada bentuk yang sangat tepat dan precise <strong>dengan sendirinya</strong> pada level global (secara keseluruhan).</p><p>Jadi sekali algi, di mata saya ini bukanlah sebuah &#8220;masalah&#8221;, in a sense of problematic issue. Ini hanyalah emergent property dari real time streaming konten itu sendiri yang memang sudah pada dasarnya demikian; tidak bisa dihindari.</p><p>Yang perlu dicari adalah cara agar proses convergence menuju keakuratan tersebut dipercepat. Soal prosesnya yang sistematik saya belum masih ada gambaran tapi saya ada feeling ini adalah persoalan yang juga akan resolve dengan sendirinya. Alasannya ada pada human psychology dan attribut dasar dari web dan internet itu sendiri (using attention and reputation as currency) tapi ini sudah di luar scope entry ini jadi lebih baik dibahas lain waktu <img
src='http://dailysocial.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><p>Very interesting post mas Wiku! 2 thumbs up!</p><p>Saya setuju bahwa real time konten akan masih terus berkembang lagi dan yes, it&#39;s sexy. Tapi concern saya masih lingering on: saya takut bahwa konten yang banyak dan terus masuk ini bukannya menjadi good source of information, tapi malah menjadi noise yang mengganggu. Mungkin sekarang karena belum terlalu ramai, problem ini masih belum terlalu nyata. Kalau sampai benar kejadian, i think it might be the era of web 3.0 dengan search engine yang berfungsi secara revolusioner juga, hehehhee&#8230;</p> ]]></content:encoded> </item> </channel> </rss>
