-
DailySocial on Twitter
- Tonehighway.com Kini Sudah Bisa Diakses http://bit.ly/cf97z0 17 hrs ago
- Aplikasi Facebook Questions Resmi Dirilis http://bit.ly/b5NjEt 1 day ago
- Safari 5.0.1 Dirilis dan Telah Tersedia Juga Safari Extensions Gallery http://bit.ly/b6UAxJ 1 day ago
- Lihat Harga dan Jadwal Tiket Pesawat di Tiketdomestik.com http://bit.ly/coumsw 1 day ago
- Cari Tempat Kos di Bandung, Cek Kost-e.com http://bit.ly/afnsIK 1 day ago
- More updates...
Powered by Twitter Tools
-
Akhmad Fathonih






Amazon Akuisisi Zappos
Kombinasi keduanya sebenarnya sangat cocok karena kedua perusahaan ini memiliki fokus utama pada customer service. Company culture yang sama inilah yang menjadi salah satu faktor pendorong Jeff Bezos untuk berani mengakuisisi Zappos. Zappos adalah sebuah situs ecommerce yang menjual produk berupa sepatu secara online, dan sama seperti Amazon, Zappos juga memiliki keunikan tersendiri dalam hal customer service.
Untuk Zappos sendiri, exit-strategy ini tentu sangat menguntungkan bagi para founder dan juga investornya (Draper Richards, Scott Bannister, Sequoia Capital, Venture Frogs). Namun tetap saja jumlah ini masih dibawah angkat profit tahunan Zappos yang mencapai angka fantastis 1 milyar dollar, dan tahun ini diprediksi akan meningkat 20%. Mengapa Zappos menjual lebih murah? Beberapa kalangan menganggap bahwa para pemegang saham di Zappos lebih suka menjual daripada meneruskannya secara independen karena harganya cenderung lebih besar ketika menjual.
Amazon sendiri memiliki Endless, sebuah toko sepatu online yang juga kalah dari Zappos. Amazon juga menyatakan bahwa mereka tidak akan menutup dan akan terus berinvestasi di Endless yang juga menjual tas. Namun agak membingungkan dengan berjalannya dua bisnis yang paralel seperti itu.
Baca juga: