Ide Aneh : Kenakan Pajak untuk Situs dan Blog Komersil *UPDATE VIDEO*

Melihat sebuah berita di website Bisnis Indonesia (thx Hanny for the link) membuat saya berpikir keras, berpikir keras untuk berusaha memikirkan apa yang dipikirkan para pejabat di Depkominfo. Rumit? Pasti! Sayangnya dengan pemikiran yang rumit itu sama sekali tidak menghasilkan solusi yang efektif selain mencoba menguras uang dari rakyat dengan istilah keren … PAJAK!

Kusmayanto Kardiman, Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menrsitek) kemarin menyatakan bahwa pertumbuhan blog pribadi sebagai sarana jual-beli cukup tinggi dan merupakan potensi positif.

Pemerintah melihat itu sebagai suatu potensi pemasukan baru dari pajak – Kusmayanto Kardiman

Saya melihat data yang sama dengan yang dilihat menristek, data pertumbuhan blog pribadi sebagai sarana jual beli memang meningkat cukup banyak tahun 2008 kemarin. Sebuah sentimen positif yang merupakan indikasi kemajuan bangsa kita di bidang internet. Meskipun dengan data yang sama ini, saya justru lebih memilih untuk melihatnya sebagai sebuah potensi untuk memanfaatkan para pengangguran – pengangguran yang berjubel itu dengan media internet yang memang dikenal sebagai media yang murah dan efektif. Atau minimal, maksimalkan pengetahuan tentang blog dan internet (yang juga sudah dilakukan beberapa pihak) demi kemajuan bangsa, dan menarik pajak dari hal tersebut adalah ide yang tolol dan justru mematikan niat para calon-calon nentreprenuer untuk memulai usaha via internet.

Memang sih, ide ini hanya baru rencana dan belum ada planning untuk realisasi dalam waktu dekat, namun rasanya pemikiran-pemikiran seperti ini harus dihilangkan. Terlepas dari bagaimana cara implementasinya (ini juga menarik) ide sepertinya sudah cukup absurd untuk saya.

Intinya yang ingin saya sampaikan : Kalau memang ada potensi positif, ya seharusnya didukung supaya berkembang, bukannya malah dikenakan pajak yang justru membuat calon netpreneur mengurungkan niatnya. Apakah masih kurang pajak yang kami setor ke pemerintah secara ikhlas dan tanpa mengharapkan adanya timbal balik?? Kalau ada yang memiliki argumen dan alasan yang kuat bagi pemerintah untuk mengenakan pajak, saya ingin sekali mendengarnya, silahkan tinggalkan komentar.

Simak diskusinya disini (thread saya) dan disini (thread hanny).

 

Baca juga:

  1. LastFM Kenakan Biaya Untuk Pengguna Internasional (UPDATED)
  2. Microsoft Siapkan Situs Untuk MyPhone
  3. Public Blog Kompasiana
  4. Curhat Pemilu di BlogPemilu dan Politikana UPDATE
  5. Video : DailySocial di NotSoGeeky
Tags

16 Comments

  1. Posted April 16, 2009 at 11:28 am | Permalink

    Internet mati murup, toko online belom tentu sukses. Belom lagi bayar iklan di NavinoT ama Daily Social …e dah ditakuti pajak! Siapa mau coba donk!? Mendingan infrastruktur diberesin, internet dibiarkan stabil dulu, baru kasih pajak!

  2. dailysocial
    Posted April 16, 2009 at 11:30 am | Permalink

    @Ivan Jah… iklan di DS sama navinot kan gk semahal itu pakde :D LOL

  3. Posted April 16, 2009 at 11:30 am | Permalink

    Yak, mirip preman. Tiba-tiba datang nagih duit. Security by insecurity.

  4. Posted April 16, 2009 at 11:32 am | Permalink

    Ide gila… kemaruk… rakus… membunuh kreativitas dan daya saing masyarakat. Duitnya kan lari kr kas pribadi yang bayar PPH, ngapain coba dipajakin lagi??

  5. Posted April 16, 2009 at 11:48 am | Permalink

    Harusnya pemerintah liat dulu number of users dan penetrasinya terhadap jumlah penduduk nasional yang akses internet berapa??? orang penetrasinya aja masih kecil. Tingkatin dulu dong pengguna internet di Indonesia.

  6. Posted April 16, 2009 at 11:50 am | Permalink

    Satu lagi ide pemerintah yang tidak kreatif untuk meningkatkan pemasukan pemerintah (pajak) …
    setelah PTKP yang cukup rendah .. sekarang malah wacananya malah makin ngawur. sebenernya sih ok aja kalo ada pajak disana sini ASAAAL PTKP nya juga make sense .. orang dengan penghasilan 1,5 juta masa udah kena pajak …

  7. Ananto
    Posted April 16, 2009 at 12:09 pm | Permalink

    kalo ada yg mau demo karena ini tolong hubungin saya….!!!

  8. dailysocial
    Posted April 16, 2009 at 12:13 pm | Permalink

    saya pikir sih masalah utamanya adalah pemerintah seperti ingin men-tackle anak kecil yang baru belajar jalan. Baru mau bertumbuh, dimana-mana gencar mensosialisasikan blog untuk mengurangi pengangguran dan memperbanyak entrepreneur, eh tiba-tiba pemerintah datang untuk minta uang.

    Argumen menarik dari Firman Firdaus via Twitter :

    @rampok if you got money from your blog, then you should pay tax, no?
    @rampok AFAIK, even if you are a freelancer you should report your income.

    Yes, i do report my freelance income. Tapi bagaimana pemerintah mau menumbuhkan semangat netpreneur lokal kalau belum apa2 sudah dipalak? Disini diperlukan kebijaksanaan dari pemerintah, jangan apa-apa diduitin terus.

    Atau jangan-jangan pemerintah dibekingi oleh para businessman yang khawatir akan efek blog terhadap produk mereka?? Sepertinya saya berpikir terlalu panjang ;)

  9. Posted April 16, 2009 at 12:44 pm | Permalink

    ok2 aja sih bayar pajak internet kalau pemasukan dari internet udah memungkinkan untuk kena pajak, tapi ya itu infrastruktur harus di bagusin dulu (bener2 bagus), jadi fair!

  10. Posted April 16, 2009 at 6:38 pm | Permalink

    harus ada alasan yang benar2 masuk akal untuk ini
    sementara sih GAK MASUK AKAL SAMA SEKALI NAUDZUBILLAH MIN DZALIK

  11. Posted April 17, 2009 at 7:32 pm | Permalink

    saya kesal sekali mendengar rencana ini. mbok jangan cari jalan pintas lah. mbok buat strategi jangka panjang lah.

    gimana mau tumbuh kalo gini. malah matiin semangat pebisnis internet.

    salam kenal.
    saya nyasar dari media ide.

  12. Posted April 18, 2009 at 6:34 am | Permalink

    lah, itua kan yg ngomong mentristek, bukan Menkeu atau Dirjen Pajak, santai aja. Menkeu dan Dirjen Pajak bukan orang kemarin sore kok.

  13. Posted April 19, 2009 at 10:44 pm | Permalink

    Wah, sebagai pengelola situs musik jazz & lifestyle (http://www.horizon-line.com), bisa repot nih kalo kena pajak. Soalnya cuman bermodalkan idealisme jazz doang. Mendingan pihak pemerintah ngurusin dulu para wajib pajak yg duitnya banyak, atau para koruptor yg mencuri uang negara milyaran rupiah…

  14. Posted May 7, 2009 at 2:17 pm | Permalink

    situs komersil ga kena pajak aj bisa bangkrut,
    apa lagi kena pajak?
    pokoknya gw ga setuju….

  15. Posted June 23, 2009 at 4:17 pm | Permalink

    baru baca hari ini… rada aneh dengernya… itu menteri y yg ngomong.. gak salah ni orang???

  16. Posted August 24, 2009 at 6:33 pm | Permalink

    wah kalau kena pajak yang punya blogger entar pada kemana ? hi….hi… ngeri daahh

2 Trackbacks

  1. [...] artikel ini bisa dibaca pula di blog Daily Social dan percakapan di Plurk ini dan [...]

  2. [...] Topik yang sensitif buat blogger. Tak heran, link berita yang di-share Hanny di thread Plurk-nya langsung mengundang komentar dan memancing diskusi lainnya, bukan hanya di Plurk, tapi juga di Twitter, Facebook, dan situs Daily Social. [...]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

blog comments powered by Disqus
  • Social Media World Forum
    Dukung Startup Lokal - SparxUp Awards